Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Penemuan Mayat di Buleleng

BREAKING NEWS - Mayat Tanpa Busana Ditemukan di Pantai Desa Bondalem

Warga di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula dihebohkan dengan penemuan sosok mayat berjenis kelamin laki-laki, pada Selasa (27/10/2020) pagi

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Warga saat mengevakuasi jenazah Ketut Mudiasa alias Leplep, Selasa (27/10/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Warga di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali dihebohkan dengan penemuan sosok mayat berjenis kelamin laki-laki, pada Selasa (27/10/2020) pagi sekira pukul 09.30 wita.

Mayat tersebut ditemukan mengambang di tengah laut, Pantai Depan Pura Tirta Penambak.

Perbekel Desa Bondalem, Gede Ngurah Sadu Adnyana mengatakan, identitas korban ialah Ketut Mudiasa alias Leplep (50), asal Banjar Dinas Tegal Sari, Desa Bondalem.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh dua orang warga bernama Putu Ngurah Restama (20) dan Putu Ngurah Rediasa (21).

Baca juga: Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Berikut Bacaan Sholawat Nabi dalam Bahasa Arab, Latin & Artinya

Baca juga: Subsidi Gaji Gelombang 2 Bakal Cair Awal November 2020, Langsung Ditransfer ke Rekening Pekerja

Baca juga: Babak Baru Kasus Gus Nur, Munarman Sebut FPI Turunkan Tim Kuasa Hukum di Surabaya

Kedua pria tersebut mulanya pergi melaut untuk mencari gurita.

Namun setibanya di tengah lait, dengan jarak sekitar 100 meter dari bibir pantai, kedua pria tersebut dikejutkan dengan adanya sosok mayat yang mengambang, dengan kondisi tanpa busana.

Kedua pria tersebut lantas bergegas mengangkat tubuh korban ke atas perahu, dan mengevakuasinya ke daratan.

Ngurah Sadu menyebut, semasa hidup korban Leplep memang memiliki riwayat gangguan jiwa.

Baca juga: Cuti Bersama, MPP Kota Denpasar Tutup 3 Hari, Buka Kembali 2 November

Baca juga: Upah Minimum Tidak Naik Tahun Depan, KSPI: Jangan Dipukul Rata Semua Perusahaan Tidak Mampu

Baca juga: Momen Haru Vanessa Angel Menangis Bacakan Pledoinya di Depan Hakim, Sebut Bayinya Masih Butuh ASI

"Korban memang sering berada di depan kantor desa, dengan kondisi tanpa busana. Memang punya riwayat gangguan jiwa."

"Namun kami juga belum tau mengapa tiba-tiba korban ditemukan sudah berada di tengah laut. Saat dievakuasi tubuhnya masih lemas, artinya waktu meninggal dunianya belum lama," terang Ngurah Sadu.

Kini, jenazah korban imbuh Ngurah Sadu, sudah disemayamkan di rumah duka.

Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Tejakula II, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasa di tubuh korban. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved