Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Menteri KKP : Tanam Satu Koral Sama Dengan Tanam 20 Pohon di Daratan

Ditjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menyelenggarakan Sosialisasi Pelaksanaan Program ICRG

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Caption : Menteri KKP saat hadiri sosialisasi Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional Restorasi Terumbu Karang di Pantai Pandawa. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dalam rangka mendukung dan mempercepat Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di sektor kelautan dan perikanan dalam masa pandemi ini.

Ditjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menyelenggarakan Sosialisasi Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional Restorasi Terumbu Karang atau Indonesia Coral Reef Garden (ICRG).

Sosialisasi pelaksanaan PEN Restorasi Terumbu Karang digelar di Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Kuta Selatan, Badung, Bali dan dihadiri langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, Jumat (30/10/2020).

Program yang dicanangkan oleh Kemenko Bidang Maritim dan Investasi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mendukung Pengembangan Wisata Bahari dan bisa menjadi pendongkrak terhadap pemulihan ekonomi masyarakat pesisir di tengah pandemi.

Baca juga: Terjaring Saat Operasi Zebra 2020, Pria Ini Ngamuk Lempar Batu ke Motor, Polisi Hanya Diam Melihat

Baca juga: 5 Drakor Ini Menceritakan Perasaan Seseorang yang Terkena Friendzone, Apa Saja Itu?

Baca juga: Melihat Kondisi Bangsa Saat Ini, Megawati Berandai Soekarno Hidup Lagi dan Kuliahi Bangsa Indonesia

“Siang ini kami datang kesini untuk melihat salah satu program pemulihan ekonomi nasional yaitu program padat karya untuk membangun koral di Bali tetapi ada enam wilayah lain. Tapi ini salah satu contoh yang akan kita lihat,” ujar Menteri Edhy.

Program ICRG di Provinsi Bali akan dibangun dengan anggaran APBN KKP yang bersumber dari dana PEN sebesar Rp. 111,2 miliar terbagi Rp. 105 miliar untuk program padat karya dan Rp. 6,2 miliar untuk penunjang infrastruktur ICRG.

Adapun targetnya ialah pembentukan kebun karang seluas 50 ha yang terpasang di lima lokasi yaitu Nusa Dua, Sanur, Serangan, Pandawa, dan Buleleng dengan melibatkan penyerapan tenaga kerja sebanyak 11.000 orang.

“Daerah ini dulu (Pantai Pandawa) adalah kawasan yang juga merupakan budidaya koral. Sudah banyak yang secara perseorangan melakukan penanaman budidaya koral disini dan sekarang kita perbanyak,” paparnya.

“Ini akan menjadi trigger bagi seluruh Indonesia karena setelah ini kami akan mendorong ke daerah-daerah lain termasuk akan mengajak pihak-pihak yang memiliki kapal yang sudah tidak dipakai bisa kita tenggelamkan termasuk kapal hasil sitaan kita yang sama sekali tidak bisa digunakan lagi yang berbahan besi akan kita tenggelamkan untuk rumah ikan dan tempat tumbuhnya koral-koral ini,” sambung Menteri KKP.

Ia berharap program ini bisa menjadi salah satu terobosan yang nantinya akan mengingatkan kita bahwa di Bali industri perikanan dari budidaya maupun tangkap, budidaya dari daratan maupun di pesisir maupun di perairan lautnya itu harus kita hidupkan kembali.

Misalnya tambak udang yang sudah berkurang dengan potensi masih ada pasar yang masih ada.

Total sementara semua ada 6.225 rekening yang masuk ke kami untuk program padat karya dan jumlah ini akan terus bertambah.

Sebarannya tenaga kerja yang dilibatkan di Nusa Dua 2.064 orang, di Serangan 779 orang, di Pandawa 1.202, di Sanur 902 dan di Singaraja 1.278 orang.

“Ini adalah bukti bahwa antusias di sektor ini sangat tinggi baru beberapa minggu kita launching langsung oleh Menko Marves. Nama dan rekening sudah terdata. Anggaran ini sangat cepat prosesnya karena memang Menko Marves, dan Bapak Presiden memerintahkan langsung,” jelas Menteri Edhy.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved