Breaking News:

Serba Serbi

Awal Majapahit Masuk Bali, Kisah Keraton Linggarsa Pura di Samplangan Gianyar

Dahulu kala, di Carik Sandat, Samplangan, Gianyar, merupakan tempat awal Patih Majapahit, Gajah Mada, menginjakkan kaki di Bali

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Foto : Ida Sri Bhagawan Sabda Murthi Dharma Kerti Maha Putra Manuaba, bersama Ida Sri Begawan Istri berpose di antara pelinggih dalam pembangunan prasada linggih Ida Bhatara Sri Aji Kresna Kepakisan di Samplangan, Gianyar.  

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Jalan setapak diantara sawah dan tegalan, menjadi saksi bisu sejarah awal kedatangan kerajaan Majapahit ke Bali.

Dahulu kala, di Carik Sandat, Samplangan, Gianyar, merupakan tempat awal Patih Majapahit, Gajah Mada, menginjakkan kaki di Bali.

Dalam misi menyatukan dan memperluas wilayah Nusantara.

Tribun Bali berkesempatan menelusuri lokasi ini, yang sekarang sedang dalam pembangunan prasada linggih Ida Bhatara Dalem Sri Aji Kresna Kepakisan di Tegal Sahang, Samplangan, Gianyar.

Baca juga: Kisah Perjuangan Anak Penjual Jagung Jadi Pilot Wanita Pertama TNI AD,hingga Berhasil Lulus Cumlaude

VIDEO: Cara Gampang Bikin Prol Tape Keju, Lembut dan Legit. Tanpa Mixer, Tanpa Pengembang. Pasti Berhasil

Baca juga: Eks Bali United Ini Gabung Mitra Devata, Siap Tampil di Tur Solo-Yogyakarta

Baca juga: Sebagai Dasar Beri Bantuan, Kemendikbud Tetapkan 8 Indikator Kinerja Utama untuk Perguruan Tinggi

Ida Sri Bhagawan Sabda Murthi Dharma Kerti Maha Putra Manuaba, sebagai satu diantara penanggung jawab pembangunan ini menjelaskan banyak hal.

Berawal dari wangsit dalam pertemuan gaib, antara dirinya dengan Ida Bhatara Dalem Sri Aji Kresna Kepakisan.

Kemudian, ia diminta membangun prasada penunggalan Majapahit dan Bali, di lokasi awal Gajah Mada menginjakkan kaki ini.

“Setelah pertemuan gaib itu, saya membaca beberapa Babad Dalem dan ternyata benar seperti yang beliau katakan,” jelasnya, Selasa (3/11/2020) di Gianyar.

Petunjuk gaib untuk membangun di Carik Sandat itu, jelas dia, guna mengingatkan sejarah bahwa keraton awal Majapahit di Bali adalah di Samplangan bukan di Klungkung.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved