Donald Trump 'Mengamuk' di Twitter Merasa Dicurangi, Greta Thunberg Sindir Pedas: Tenang Donald!
Greta membalas twit Trump di tengah kemarahan calon presiden pertahana dari Partai Republik tersebut atas hasil penghitungan suara setelah pilpres AS.
TRIBUN-BALI.COM - Calon Presiden Pertahana Amerika Serikat (AS) Donald Trump nampaknya semakin geram dengan pilpres AS kali ini.
Pasalnya, suara Donald Trump kini lebih sedikit ketimbang lawannya, Joe Biden.
Ia pun merasa telah dicurangi.
Donald Trump sebelumnya mengklaim dirinya menang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) AS dari rivalnya, Joe Biden.
Tim Kampanye Donald Trump bahkan sudah mengajukan tuntutan ke Michigan untuk menghentikan perhitungan hasil suara.
Baca juga: Bukan Donald Trump Atau Joe Biden, Sosok Inilah yang Paling Ditakuti China, Pernah Temui Jokowi
Baca juga: Joe Biden Mulai Unggul Sementara di Pilpres Amerika, Trump Tuding Ada Surat Suara Siluman
Di laman Twitter pribadinya, Donald Trump nampak menunjukkan kemarahannya.
Ia meminta perhitungan suara dihentikan.
Baca juga: Skenario Kiamat Terburuk Pilpres AS Joe Biden Vs Donald Trump yang Ditakutkan Rakyat Mulai Terjadi
Kemarahan Trump sontak saja menjadi sorotan berbagai pihak.
Begitu juga dengan aktivis iklim asal Swedia Greta Thunberg (16).
Greta merespons twit sang calon Presiden dengan sindiran pedas.
Ia meminta Trump untuk memanajemen amarahnya.
Greta membalas twit Trump di tengah kemarahan calon presiden pertahana dari Partai Republik tersebut atas hasil penghitungan suara setelah pilpres AS.
Lawan Trump dari Partai Demokrat, Joe Biden, saat ini menjadi favorit untuk memenangi pilpres AS 2020, setelah mendapatkan suara terbanyak dari kandidat mana pun dalam sejarah.
Namun, setelah tanpa dasar mengklaim kemenangan, Trump terus menerus menyebut bahwa pemilu di AS telah dicurangi sebagaimana dilansir dari NME.
Sekarang, setelah bersikap kritis tentang kebijakan lingkungan dari pemerintah AS, Greta berkelakar dengan merespons dan menyindir Trump.