Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

IVENDO Bali Serahkan Buku Panduan Dynamic Operating Procedure CHSE Penyelenggaraan Event untuk Bali

Penyerahan buku tersebut dilakukan oleh Ketua DPD IVENDO Bali bersama sejumlah perwakilan dari musisi dan pekerja seni, vendor, EO dan akademisi

Tayang:
Editor: Wema Satya Dinata
istimewa
Wakil Gubernur Bali Cokorda Oka Artha Ardhana Sukawati didampingi oleh Kabid Pemasaran Bali, Ida Ayu Indah Yustikarini menerima secara simbolik buku panduan Dynamic Operating Procedure (DOP) penyelenggaraan Event dari Ketua DPD IVENDO Bali, Selasa (10/11/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR– Pasca digelar simulasi protokol kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan berbentuk hybrid drive in concert Festival Bali Era Baru yang diadakan 18 Agustus 2020 lalu sebagai uji atas panduan yang disusun oleh DPP IVENDO dan DPD IVENDO Bali, akhirnya buku panduan tersebut resmi diserahkan oleh Ketua DPD IVENDO Bali Grace Jeanie kepada Wakil Gubernur Bali Cokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Selasa (10/11/2020).

Penyerahan buku tersebut dilakukan oleh Ketua DPD IVENDO Bali bersama sejumlah perwakilan dari musisi dan pekerja seni, vendor, EO dan akademisi yang terlibat dalam kegiatan simulasi tersebut bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Wakil Gubernur Bali Cokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang akrab dipanggil dengan Cok Ace saat penyerahan tersebut didampingi oleh Kabid Pemasaran Dispar Bali, Ida Ayu Indah Yustikarini yang juga menerima secara simbolik buku panduan tersebut.

Disampaikan oleh Grace Jeanie, buku berisi Dynamic Operating Procedure (DOP) penyelenggaraan Event yang telah selesai disusun sejak April 2020 lalu telah mengalami sejumlah revisi berdasarkan evaluasi saat penyelenggaraan simulasi serta melalui sejumlah diskusi dengan tim perumus hingga awal September lalu tuntas disusun.

Baca juga: Hari Pahlawan, RedCar Auto Detailing Garap Mercy Tiger 280 E American Style Milik Presiden Soekarno

Baca juga: Mengenal Peran, Fungsi hingga Upaya yang Dilakukan Bank Indonesia di Masa Pandemi Covid-19

Baca juga: Grab Resmikan Tech Center di Indonesia sebagai Pusat Inovasi dan Pengembangan UMKM Asia Tenggara

Isi buku tersebut mulai persiapan produksi (loading dan unloading), pengaturan physical distancing dan crowd management, pelayanan UMKM dalam sebuah kegiatan, pergantian musisi dan pengisi acara, backstage crowd control, kelengkapan equipment kegiatan terkait Pandemi, mekanisme peliputan media, pengaturan antrian, penerapan digital system, mitigasi resiko hingga checklist dan mekanisme pelaporan kegiatan.

“Harapan kami buku ini bermanfaat dan bisa melengkapi semua panduan yang ada yang telah diterbitkan oleh pemerintah serta bisa menjadi pegangan bagi kawan-kawan industri event khususnya di Bali.

Kami berencana akan membagikan panduan DOP ini dalam bentuk e-book kepada semua Pemkab, pemkot, BUMN serta pihak-pihak terkait yang kami rasa sering mengadakan kegiatan.  

Dan dalam waktu dekat ini kami juga akan mengadakan pelatihan bagi kawan-kawan industri event dan pariwisata khususnya sebagai officer CHSE,” ujar Grace Jeanie.

Grace Jeanie juga menyatakan bahwa saat ini seluruh anggota dan pengurus DPD IVENDO Bali sebagai salah satu stakeholder anggota Bali MICE Forum siap menjadi mendukung, membantu dan dilibatkan untuk  membantu semua kegiatan di Bali terkait percepatan pemulihan.

Untuk itu, salah satu langkah persiapan yang telah dilakukan untuk penguatan kompetensi MICE dan event di Bali, IVENDO Bali bersama LSP CWI didukung Bali MICE Forum serta Kemenparekraf telah melakukan sertifikasi tahap ke 2 kepada 48 orang peserta dari sejumlah perusahaan dan perseorangan 30 Oktober 2020 lalu.

“Jadi total saat ini SDM Bali yang telah bersertifikat kompetensi MICE di Bali dari hasil sertifikasi yang dilakukan IVENDO tahap pertama tahun 2019 sebanyak 30 orang dan dinyatakan kompeten sebanyak 25 orang dan tahun 2020 dinyatakan kompeten sebanyak 48 orang sehingga total 73 orang.

73 orang SDM tersebut terdiri dari perseorangan dan 18 perusahaan PCO dan EO. Harapan kami agar bisa terus menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi ini secara berkala,” tutur Grace Jeanie.

Usai penyampaikan buku panduan dan berdialog dengan Wagub Cok Ace, acara ditutup dengan penyerahan 98 sertifikat oleh Wagub Cok Ace kepada perusahaan pendukung kegiatan simulasi.

Penerimaan sertifikat tersebut diwakili oleh 8 perwakilan yaitu Benny Sugiharto personil Crazy Horse yang mewakili pekerja senin dan musisi, Magna dari UMKM Wheelsbrew, Cahya Rihayana yang mewakili media dan pekerja event, Dwi Novita dari Politeknik International Bali mewakili akademisi, Wayan Muliarta mewakili  event support/vendor, Yohanes Oktaviana Central Events dan Grace Jeanie JP Pro Bali mewakili Event Organizer yang terlibat dalam simulasi CHSE bidang penyelenggaraan events.

Baca juga: Mengejutkan, Pasien Gantung Diri di Ruang Rawat Inap

Baca juga: JRX Bacakan Pledoi di Hari Pahlawan, Simpatisan Ziarah dan Bagi Pangan di TMP Margarana

Baca juga: Terungkap, Ini Alasan Mendasar Habib Rizieq Shihab Kembali ke Indonesia

Kemudian DPD IVENDO Bali juga menyerahkan jaket sebagai kenang-kenangan kepada Kabid Pemasaran Disparda Bali serta Wagub Cok Ace.

DPD IVENDO Bali berharap Wagub berkenan menjadi dewan penasehat kehormatan bagi DPD IVENDO Bali. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved