Cara Simpan Beras Supaya Tidak Berkutu dan Biar Tetap Awet
Kutu beras ini bisa berasal dari awal saat dibeli jadi pastikan untuk membeli beras dengan cermat.
Bersihkan rak dapur atau area sekitar tempat penyimpanan beras secara rutin.
Bersihkan area tersebut dengan pembersih yang mencemari beras.
Baca juga: Connor McGregor Disebut Gila Memilih Lawan Pemenang Seperti Manny Pacquiao
Baca juga: Jelang Pernikahan Putri Habib Rizieq, Najwa Shihab, Satu Jalur Jalan KS Tubun Mulai Ditutup
Baca juga: 4 Zodiak Ini Terkenal Tidak Romantis Tapi Cintanya Sangat Tulus
Kenapa kutu suka beras?
Kutu menginfeksi beras dan biji-bijian lain secara rutin karena mereka menggunakan beras untuk memberi nutrisi dan menyimpan telur.
Biji-bijian seperti beras merupakan tempat bertelur kutu betina.
Satu kutu betina bisa menghasilkan sampai 254 telur setiap bertelur.
Inti beras merupakan sumber nutrisi bagi telur selama beberapa bulan, kemudian mereka akan menetas.
Kemudian siklus berulang, kutu dewasa mencari pasangan, bertelur dan mencari beras baru yang digunakan sebagai tempat simpan telur.
Cara bunuh kutu beras
Apabila beras telanjur terinfeksi kutu dan jumlahnya cukup banyak, kamu dapat membuang beras tersebut.
Namun, apabila merasa sayang atau beras masih bisa diselamatkan, kamu dapat membunuh kutu.
Terdapat dua cara yaitu membekukan atau memanaskannya.
Bekukan beras pada suhu -18 derajat celsius selama 3 hari.
Alternatifnya, panaskan beras pada suhu 60 derajat celsius selama 1-2 jam.
Namun, pastikan bahwa beras tidak akan terbakar.
Sebelum memakai beras, jangan lupa untuk mencucinya terlebih dahulu.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Simpan Beras agar Tidak Berkutu, Biar Awet",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/beras_20150502_174340.jpg)