Breaking News:

Virus Corona

Vaksin Covid-19 yang Dinanti, Membandingkan Buatan Moderna dengan BioNtech

Pasalnya kedua perusahaan bio farmasi menggunakan metode yang sama untuk memproduksi vaksinnya.

REUTERS/Brian Snyder
Tulisan Moderna di markas Moderna Therapeutics, yang mengembangkan vaksin untuk melawan virus corona (COVID-19), di Cambridge, Massachusetts, AS, 18 Mei 2020. 

TRIBUN-BALI.COM - Membandingkan vaksin corona buatan Moderna dengan buatan BioNtech menjadi hal menarik dan sahih.

Pasalnya kedua perusahaan bio farmasi menggunakan metode yang sama untuk memproduksi vaksinnya.

Yakni teknologi paling anyar berbasis versi sintetis molekul virus SARS-Cov-2 yang disebut “messenger RNA“ atau disingkat mRNA.

Sejauh ini, belum ada vaksin yang berbasis teknologi ini yang diberi izin resmi.

Baca juga: Tetap Produktif di Tengah Pandemi, Fun The Me Project Rilis Single Luh Karoni Covida Devi

Baca juga: Soal & Jawaban SD Kelas 4-6 di TVRI, Edisi 18 November 2020: Jelaskan Langkah Pertolongan Pertama

Baca juga: Clay Mask Bisa Anda Pakai, Berikut Ini 5 Perawatan Wajah Pria yang Layak untuk Dicoba

Vaksin yang diproduksi dengan teknologi teranyar ini ibaratnya meretas sel tubuh manusia, dan secara efektif merekayasanya menjadi “pabrik pembuat vaksin“.

Keunggulan lain teknologi terbaru ini adalah, produksi vaksinnya jauh lebih cepat dibanding teknologi pembuat vaksin konvesional.

Vaksin BioNTech dari Jerman dan Moderna dari AS

Perusahaan BioNTech dari Jerman yang berkolaborasi dengan Pfizer dari AS, pekan lalu mengumumkan berhasil membuat vaksin corona pertama di dunia yang diberi nama BNT162b2 dengan efektivitas 90 persen.

Moderna menyusul, mengumumkan pekan ini, vaksin buatan mereka yang diberi nama mRNA-1273 punya efektivitas hingga 94,5%.

Keunggulan lainnya yang diumumkan Moderna adalah terkait suhu penyimpanan vaksin yang hanya minus 20°Celsius.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved