Breaking News:

AREBI Targetkan The Biggest Real Estate Summit 2020 Secara Online Diikuti 10 Ribu Peserta

AREBI menggelar perhelatan akbar “The Biggest Real Estate Summit 2020" bertema “Grabbing And Winning The Future Of Property Industry”

Istimewa
AREBI Targetkan The Biggest Real Estate Summit 2020 Secara Online Diikuti 10 Ribu Peserta 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) menggelar perhelatan akbar “The Biggest Real Estate Summit 2020” bertema “Grabbing And Winning The Future Of Property Industry” yang dilakukan langsung secara virtual di kanal Youtube DPP AREBI pada Selasa, 17 November 2020, pukul 09.30 WIB hingga 16.00 WIB.

Ditargetkan The Biggest Real Estate Summit 2020 diikuti 10 ribu peserta.

Lukas Bong, Ketua Umum DPP AREBI mengatakan, AREBI mengajak broker properti di Indonesia, baik yang sudah maupun belum menjadi anggota, juga masyarakat umum, untuk mengikuti The Biggest Real Estate Summit 2020.

Acara ini juga sekaligus menjadi perayaan hari jadi AREBI yang ke-28 tahun.

Baca juga: Dukung Jerinx, Anji Datangi PN Denpasar & Sebut Keinginannya Bagi-bagi Pangan di Twice Bar

Baca juga: Virtual Tour di Museum Nasional Indonesia, Penunjang Pariwisata Berkelanjutan

Baca juga: Terima Kasih Jenderal Golose, Kapolda Bali Terlama, Tertibkan Premanisme dan Narkoba

Lebih lanjut Lukas Bong mengatakan, pandemi Covid-19 membuat AREBI menggelar Real Estate Conference terbesar di Indonesia secara online.

Pandemi Covid-19 tidak boleh membuat broker properti berhenti bergerak.

Banyak yang bisa dilakukan agar bisa bertahan dan terus sukses menjalani profesi sebagai broker properti di tengah pandemi Covid-19 dan resesi.

“Acara ini memberikan banyak pengetahuan, yang tidak hanya berguna bagi broker properti dalam menjalankan profesinya tetapi juga bagi bagi masyarakat umum. Melalui acara ini, organisasi AREBI dan profesi broker properti juga semakin disosialisasikan kepada masyarakat. Pakailah agen properti anggota AREBI dan yang sudah tersertifikasi,” kata Lukas Bong.

Lukas Bong menambahkan, pengetahuan broker properti harus terus ditambah agar bisa bekerja secara profesional.

Apalagi akibat pandemi Covid-19 persaingan antar broker properti akan semakin ketat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved