Kiat-kiat Mengatasi Morning Sickness di Rumah
Ada beberapa kiat-kiat mengatasi morning sickness di rumah berdasarkan pemaparan Dokter spesialis kandungan, dr. Sofani Munzila, Sp.OG.
Penulis: Noviana Windri | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tanda dan gejala morning sickness antara lain mual, kehilangan nafsu makan, muntah, efek prikologis, misal depresi dan kecemasan.
Berbagai gejala ini biasanya muncul sejak awal wanita mengandung dan akan membaik di minggu ke-12 kehamilan dan kondisi ini mungkin akan terus muncul selama kehamilan.
Morning sickness merupakan salah satu tanda kehamilan normal.
Ada beberapa kiat-kiat mengatasi morning sickness di rumah berdasarkan pemaparan dokter spesialis kandungan, dr. Sofani Munzila, Sp.OG.
Baca juga: Wajah Siapa Dalam Video Asusila Mirip Gisel? Hasil Pengenalan Wajah akan Diumumkan Hari Ini
Baca juga: Seberapa Efektif Penggunaan Sunblock di Bawah Terik Matahari ? Berikut Penjelasannya
Baca juga: Awas Komplikasi Morning Sickness, Ini Tanda-tandanya
1. Dengan minum air putih atau kuah sup dan hindari minuman yang berkafein. Lebih disarankan meminum air putih hangat atau dingin agar tidak memicu rasa mual.
2. Istirahat yang cukup. Sebab sebagian ibu hamil jika kurang istirahat juga bisa memicu mual dan muntah. 8 jam tidur malam hari dan 30 menit hingga 1 jam tidur siang hari.
3. Saat bangun tidur, konsumsi makanan ringan dulu sebelum beranjak dari tempat tidur.
4. Pastikan nutrisi makro dan mikro untuk ibu hamil dan janin tetap tercukupi. Makanan porsi kecil tetapi sering dengan gizi seimbang dan ditambah suplemen multivitamin dan mineral dapat membantu mencukupi kebutuhan ibu dan janin. Biasanya makan setiap 2 jam sekali tetapi dengan porsi yang kecil namun sering.
5. Bila rasa mual muncul setelah minum suplemen kehamilan, seperti zat besi, konsumsilah suplemen tepat sebelum tidur.
6. Hirup udara segar dan tenangkan pikiran.
7. Longgarkan bra dan selalu gunakan pakaian yang nyaman.
8. Gunakan pengharum ruangan, parfum, atau pewangi pakaian dengan aroma terapi untuk mengalihkan rasa mual.
9. Jika keluhan mual dan muntah tidak juga berkurang atau justru semakin berat, periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-muntah_20160913_103839.jpg)