Breaking News:

Kisah Dahsyatnya Letusan Gunung Merapi November 1994, Wedus Gembel & Petaka di Acara Pernikahan

Salah satu catatan sejarah yang merekam peristiwa letusan dahsyat Gunung Merapi terjadi pada November 1994 silam.

Editor: Ady Sucipto
twitter@bpptkg
(Ilustrasi) Gunung Merapi terpantau meletus pada Minggu (17/11/2019). 

Sore 21 November 1994, ia tak melihat gejala gunung itu bakal meletus.

Tapi cuaca lebih cerah. Bahkan hawa terasa sangat gerah di Kaliurang.

Rupanya, saat Panut menerima telepon dari kerabat tetangganya di Jakarta.

Sugiyoto juga meneleponnya.

Kelak diketahui, Sugiyoto hendak mengabarkan Merapi meletus.

Awan panas meluncur bergulung-gulung ke barat daya .

“Selesai menerima telepon itu, saya mendengar suara gemuruh dari arah puncak Merapi. Wah, meletus, pikir saya,” kata Panut di kediamannya di Kaliurang, Sabtu (21/11/2020).

“Saya langsung lari pontang-panting menuju Tlogo Nirmolo,” sambung petugas pengamat Merapi sejak 1975 ini.

“Belum ada motor waktu itu. Lari sekitar 1,5 kilometer dari rumah ini ke Tlogo Nirmolo. Saya bilang ke petugas penjaga loket, Merapi meletus, berjaga-jaga, dan jangan izinkan siapapun naik ke Plawangan,” ungkap Panut yang diangkat jadi PNS sejak 1981.

Tlogo Nirmolo waktu itu pusat rekreasi yang ramai dikunjungi pelancong.

Letusan Merapi, Selasa 22 November 1994 diabadikan dari Pos Plawangan, Kaliurang, Sleman, Yogyakarta.
Letusan Merapi, Selasa 22 November 1994 diabadikan dari Pos Plawangan, Kaliurang, Sleman, Yogyakarta. (Dok Dedi H Purwadi)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved