7 Manfaat Bayam untuk Kesehatan, Mencegah Kanker hingga Anemia
Sayuran ini juga menjadi salah satu menu yang mudah disajikan dan dikenal memiliki sejumlah manfaat.
TRIBUN-BALI.COM - Bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat mudah ditemukan di Indonesia.
Sayuran ini juga menjadi salah satu menu yang mudah disajikan dan dikenal memiliki sejumlah manfaat.
Biasanya bayam diolah menjadi sayur bening yang terkadang ditambah wortel maupun jagung.
Tak hanya itu, bayam juga kerap menjadi camilan dengan digoreng. Lantas apa saja manfaat bayam?
Baca juga: Akhirnya Wisuda Setelah 7 Tahun Kuliah, Ria Ricis: Kerja Sambil Kuliah Itu Nggak Gampang
Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok 29 November 2020: Aries Diundang Kencan, Cancer Kamu Berhak Bahagia!
Baca juga: 6 Zodiak Paling Introvert dalam Astrologi, Butuh Perjuangan Ekstra untuk Dekati Cancer
Dirangkum dari Live Science, berikut manfaat bayam bagi kesehatan:
1. Kesehatan tulang
Bayam diketahui memiliki kandungan vitamin K dan magnesium. National Osteoporosis Foundation merekomendasikan makan bayam karena kandungan vitamin K dan magnesiumnya.
Dalam satu porsi mangkuk bayam matang mengandung 987% kebutuhan vitamin K harian dan 39% magnesium.
Menurut University of Maryland Medical Center, vitamin K penting untuk kesehatan tulang.
Vitamin K dapat mengurangi tingkat patah tulang. Selain itu, bersama dengan vitamin D, vitamin K juga meningkatkan kepadatan tulang.
Tak hanya itu, kadar kalium yang tinggi dalam bayam juga membantu melindungi dari kehilangan kepadatan mineral tulang.
2. Mencegah anemia defisiensi zat besi
Bayam memiliki kandungan zat besi yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah.
Tanpa zat besi yang cukup, darah tidak dapat menghasilkan hemoglobin.
Hemoglobin adalah protein dalam darah yang memberi warna merah pada sel darah dan bertugas mengangkut oksigen ke organ.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bayam_20180212_133327.jpg)