Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sponsored Content

Bupati Artha Hadiri Peresmian Rumah Cokelat Candikusuma di Jembrana

Bupati Jembrana I Putu Artha menghadiri peresmian rumah coklat dan penyerahan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Kelompok Wanita Tani (KWT)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
peresmian Rumah Cokelat oleh Bupati Artha, Sabtu (28/11/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Bupati Jembrana I Putu Artha menghadiri peresmian rumah coklat dan penyerahan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Kelompok Wanita Tani (KWT) Kusuma Sari, kelompok tani ternak (KTT) Merta Abadi dan Kampung Mandiri Vaname di Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jumat (27/11/2020).

Kegiatan tersebut  juga dihadir Anggota DPR RI Komisi XI I Gusti Agung Rai Wijaya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Camat Melaya I Putu Gde Oka Santhika beserta seluruh  kelompok petani kakao se-Jembrana.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho dalam sambutannya menyampaikan Bank Indonesia (BI) sangat konsen dalam mendukung pengembangan komoditas kakao Jembrana.

Apalagi saat ini kakao Jembrana memiliki kualitas yang baik sehingga mampu menembus pasar Internasional.

Baca juga: Bupati Suwirta Ingatkan Investor Jangan Hanya Jadi Makelar Tanah, Harus Ikut Bangkitkan Pariwisata

Baca juga: 45 Meter Kubik Sampah Terbawa Arus saat Musim Hujan, DPUPR Denpasar Adakan Pembersihan Gorong-Gorong

Baca juga: Di Usia 51 Tahun, BPR Tridarma Putri Bantu Nasabah Relaksasi & Restrukturisasi Kredit Dimasa Pandemi

Salah satunya melalui melalui  program PSBI,  pada hari dilakukan peresmian rumah produksi cokelat yang didalamnya dilengkapi dengan mesin produksi biji cokelat dengan harapan nantinya KWT Kusuma Sari yang sudah dibekali ilmu pengolahan biji cokelat dapat menghasilkan aneka olahan-olahan cokelat yang mampu dipasarkan sebagai sovenir bagi masyarakat yang berkunjung ke Jembrana serta kepada KTT Merta Abadi juga diserahkan berupa 7 unit infrastruktur diantaranya sumur bor, motor roda tiga, cultivator,gerobak dorong, mesin penyemprot, dan hand sprayer.

Disamping itu, BI  juga mencoba pengembangan udang paname di Jembrana dengan menyerahkan bantuan kepada kelompok tani berupa rumah pakan, plastik terpal kolam, pompa air dan kincir air untuk digunakan pada kolam budidaya udang paname.

“ Semoga  pengembangan komiditas kakao dan udang paname yang  ini kedepannya dapat berjalan dengan optimal. Seperti diketahui kakao Jembrana saat ini telah menjadi primadona di dunia internasional, sehingga tidak hanya mengharumkan nama Jembrana secara Internasional namun juga memberikan maanfaat ekonomi kepada para petaninya yang akan berdampak pula pada meningkatnya kesejahteraan dari petani kakao tersebut,” ujarnya.

Selajalan dengan yang disampaikan Trisno Nugroho, Anggota DPR RI Komisi XI I Gusti Agung Rai Wijaya mengajak  kepada kelompok-kelompok tani baik, KWT Kusuma Sari, KTT Merta Abadi dan  Kampung Mandiri Vaname dengan  apa yang telah di bantu dan di-support oleh Bank Indonesia agar tidak disia-siakan.

Wajib harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga nantinya akan memberika dampak yang baik untuk meningkatkan perekoniman dan kemajuan di kabupaten Jembrana.

"Kami berharap ini harus bisa bergerak dan berkembang lebih besar lagi, mengingat saat ini tingkat produksi yang masih kecil maka dari itu kita terus kawal dan  dorong sehingga nantinya bisa memicu produksi yang lebih banyak lagi sehingga secara langsung akan berdampak pada kemajuan di Jembrana," jelasnya.

Sementara Bupati Jembrana I Putu Artha menjelaskan dalam mendukung pengembangan komoditas kakao di Jembrana, saat ini telah dicanangkan program kakao lestari yang telah berlangsung selama hampir sembilan (9) tahun.

 Tentu dari perjuang tersebut saat ini telah dirasakan hasilnya dimana para petani kita mulai bangkit dan bergairah untuk mengelola usaha tani kakaonya mulai dari hulu sampai hilir yang ending-nya dapat kita lihat bahwa kakao Jembrana mampu merambah pangsa pasar dunia internasional.

“Meski saat ini luasan areal komoditas kakao di Jembrana tidaklah seluas didaerah lainnya, berkat komitmen dan dukungan yang baik dari berbagai stakeholder, sehingga Kabupaten Jembrana mampu mewujudkan kebun-kebun kakao yang bersertifikasi yang mampu menghasilkan produk kakao fermentasi dengan kualitas Organik Aromatik Spesifik,” Ucapnya.

Lebih lanjut Bupati Artha menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota DPR RI Komisi XI I Gusti Agung Rai Wijaya beserta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho yang memberika perhatian serius terhadap komoditas kakao, khususnya kakao Jembrana.

Baca juga: Update Covid-19 di Bali: Kasus Positif Bertambah 99 Orang, 103 Pasien Sembuh dan Satu Meninggal

Baca juga: Bagus Kahfi Gagal Bermain di Eropa & Ungkap Kekecewaanya, Hingga Barito Disindir Legenda Chelsea Ini

Baca juga: Ramalan Zodiak Karier 29 November 2020: Aquarius Alami Tekanan, Sagitarius Bersinar, Libra Terusik

“Semoga dukungan dan komitmen ini bisa berlanjut secara terus-menerus sehingga kakao jembrana semakin dikenal didunia internasional, secara langsung akan berdampak pada kemajuan di kabupaten Jembrana,” imbuhnya.        

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved