Breaking News:

Kunjungan Wisman ke Bali Oktober 2020 Tercatat 58 Orang, Turun -30,12% Dibanding Bulan Sebelumnya

Wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang langsung ke Provinsi Bali pada Oktober 2020 tercatat hanya 58 orang.

Penulis: Karsiani Putri | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Karsiani Putri
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Hanif Yahya menyampaikan rilis berita resmi statistik melalui tayangan live YouTube BPS Provinsi Bali pada Selasa (1/12/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang langsung ke Provinsi Bali pada Oktober 2020 tercatat hanya 58 orang.

Wisman yang datang melalui bandara I Gusti Ngurah Rai sebanyak sepuluh kunjungan dan pelabuhan laut sebanyak 48 kunjungan.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)  Provinsi Bali, Hanif Yahya jumlah wisman ke Provinsi Bali pada bulan Oktober 2020 mengalami penurunan sedalam -30,12 persen, apabila dibandingkan dengan catatan bulan September 2020 secara month to month.

Dan bila dibandingkan dengan bulan Oktober 2019 secara year on year,  jumlah wisman ke Bali tercatat turun hampir 100 persen (-99,99 persen).

Baca juga: Kinerja Ekspor Bali Tercatat Meningkat 5,18 Persen & Impor Bali Turun -11,56 Persen di Oktober 2020

Baca juga: Lakukan Pengawasan Penerapan Prokes, 1.969 Linmas di Badung Diberi Uang Saku Rp 100 Ribu per Hari

Baca juga: Terumbu Karang di Perairan Nusa Penida Banyak Rusak, Bupati Suwirta Lakukan Adopsi Terumbu Karang

"Dengan adanya Covid-19 ini, sangat mempengaruhi perkembangan atau pertumbuhan sektor pariwisata di Bali," sebut Hanif Yahya dalam acara rilis berita resmi BPS yang dilakukan secara  live di YouTube BPS Provinsi Bali pada Selasa (1/12/2020).

Menurutnya, untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada bulan Oktober 2020 tercatat sebesar 9,53 persen atau naik 4,25 poin dibandingkan TPK bulan September 2020 (month to month) yang tercatat sebesar 5,28 persen.

Dan jika dibandingkan bulan Oktober 2019 (year on year) yang mencapai 63,30 persen, tingkat penghunian kamar pada bulan Oktober 2020 tercatat turun sedalam -53,77 poin.

"Kita tahu bersama bahwa dengan adanya indikator Tingkat Hunian Kamar ini berarti akomodasi hotel di Provinsi Bali sudah mengalami peningkatan dalam hal tingkat huniannya.

Mudah-mudahan dengan adanya perbaikan dari kondisi Covid-19 ini, Tingkat Hunian Kamar di Provinsi Bali bisa semakin baik lagi dan kembali ke kondisi semula," ungkapnya.

Lanjutnya, adapun rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik pada hotel berbintang di Bali bulan Oktober 2020 tercatat 2,19 hari, naik 0,32 poin dibandingkan dengan capaian bulan September 2020 (month to month) yang tercatat 1,87 hari.

Dan jika dibandingkan dengan capaian bulan Oktober 2019 (year on year) yang tercatat 2,86 hari, terindikasi penurunan sedalam -0,67 poin.

"Mudah-mudahan nantinya rata-rata lama  menginap tamu hotel di Provinsi Bali bisa lebih baik lagi sehingga pertumbuhan pariwisata bisa menjadi lebih bagus lagi," kata Hanif Yahya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved