Breaking News:

Corona di Bali

Lakukan Pengawasan Penerapan Prokes, 1.969 Linmas di Badung Diberi Uang Saku Rp 100 Ribu per Hari

Birokrat asal Denpasar itu mengatakan setiap linmas mendapatkan uang saku sebesar Rp 100 ribu per hari.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa satpol PP Badung
Beberapa linmas di Badung saat ikut melaksanakan pengawasan dan penerapan Prokes Selasa (2/12/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA –  Seluruh anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) mulai dikerahkan pemerintah kabupaten Badung dalam penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di Gumi Keris.

Setidaknya ada sebanyak 1.969 Linmas yang ikut membantu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam melakukan sidak prokes di enam kecamatan yang ada di Badung

Kasatpol PP Badung IGK Suryanegara mengatakan Linmas sendiri mulai dikerahkan untuk membantu penanganan prokes di Kabupaten Badung sejak tanggal 23 November 2020 lalu.

Semua itu menurutnya buntut dari hibah pariwisata yang di dapat Pemkab Badung.

Baca juga: Pemilik Kafe Heran Dilaporkan karena Merasa Tak Langgar Aturan, Ini Penjelasan Kasatpol PP Denpasar

Baca juga: Terumbu Karang di Perairan Nusa Penida Banyak Rusak, Bupati Suwirta Lakukan Adopsi Terumbu Karang

Baca juga: Satresnarkoba Polres Tabanan Bekuk 4 Tersangka Selama November 2020, Adi & Firman Patungan Beli Sabu

“Untuk kami Satpol PP Mendapatkan Rp 11,4 Miliar dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Dana itu dibagi dua yakni untuk Linmas sebesar Rp 8,3 Miliar dan Satpol PP Sendiri mendapat dana sebesar Rp 3,1 Miliar,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (2/12/2020).

Birokrat asal Denpasar itu mengatakan setiap linmas mendapatkan uang saku sebesar Rp 100 ribu per hari.

Jadi semua linmas diwajibkan ikut membantu Satpol PP dalam penerapan dan pengawasan prokes, sehingga penerapan prokes hingga di wilayah desa bisa ter-cover.

“Jadi mereka mendapat uang saku untuk 40 hari atau dari 23 November 2020 sampai 31 Desember 2020 mendatang. Kecuali saat pilkada mereka libur satu hari,” jelasnya.

Terlibatnya linmas dalam penerapan protokol kesehatan kata Suryanegara untuk menyambut kesiapan bangkitnya Pariwisata di Badung dengan tetap menerapkan Prokes.

Bahkan semua itu sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 52 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved