Breaking News:

Dokter Pribadi Diego Maradona yang Sempat Dituduh Lakukan Pembunuhan Kini Dibebaskan dari Penjara

Dokter pribadi Diego Maradona, Leopoldo Luque, akhirnya dikeluarkan dari penjara setelah sempat dituduh melakukan pembunuhan terhadap sang legenda.

Editor: M. Firdian Sani
TWITTER.COM/TANZANIAUPDATES
Pengacara perawat Diego Maradona menyebut dokter dan psikiater menjadi pihak yang bertanggung jawab atas kematian sang legenda. 

TRIBUN-BALI.COM - Dokter pribadi Diego Maradona, Leopoldo Luque, akhirnya dikeluarkan dari penjara setelah sempat dituduh melakukan pembunuhan terhadap sang legenda.

Skandal kematian legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, belum juga usai.

Maradona diketahui meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) lalu akibat serangan jantung di rumahnya yang berada di Buenos Aires.

Akan tetapi, kematian Maradona masih menyisakan tanda tanya bagi beberapa pihak, terutama soal penyebab kematiannya.

Pihak berwajib pun memutuskan untuk melakukan penyelidikan terkait kematian Dewa Sepak Bola Argentina itu.

Baca juga: PSSI Akan Temui FIFA, Bahas Naturalisasi Sandy Walsh di Januari 2021

Beberapa pihak pun namanya mulai terseret ke dalam kasus kematian Maradona.

Pihak-pihak tersebut di antaranya orang-orang yang berada di dekat Maradona sebelum meninggal, yakni dokter, perawat, dan psikiater pribadi pria berusia 60 tahun itu.

Sebelumnya, Kepolisian Argentina atas perintah kehakiman telah menggeledah dan memeriksa kediaman dokter pribadi Maradona, Leopoldo Luque.

Luque sebenarnya sempat menemani Maradona dalam proses operasi hematoma subdural di otaknya pada 11 November lalu.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved