Penanganan Covid
Rumah Sakit di Bali Dipastikan Kesiapannya Untuk Antisipasi Kasus Corona Pasca Pilkada
Pemerintah Provinsi Bali diminta untuk memastikan kesiapan Rumah Sakit dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali diminta untuk memastikan kesiapan rumah sakit dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tanggal 9 Desember 2020 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19.
Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Candra Wijaya, dalam sebuah keterangan tertulis kepada Tribun Bali, menjelaskan hal sebagai bagian dari fokus Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah serta dibantu TNI-Polri dalam menanggulangi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Selain itu, Pemerintah terus berupaya mensosialisasikan 3M dan mendisiplinkan masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes).
Arahan ini diterima dalam Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid-19 yang dipimpin langsung Ketua Satuan Tugas Nasional Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo di Ruang Yudha Puskodalopsdam IX/Udayana, Minggu (6/12/2020) malam.
Baca juga: Jusuf Kalla Bantah Bertemu Rizieq Shihab di Arab Saudi, Begini Bebernya
Baca juga: 3 Zodiak Paling Beruntung Minggu Ini 7-13 Desember 2020, Apa Zodiakmu Termasuk?
Baca juga: 3 Zodiak Kurang Beruntung Minggu Ini 7-13 Desember 2020, Siapa Saja Mereka?
"Rakor yang digelar secara video conference (vidcon) tersebut, membahas tentang penegakan protokol kesehatan dan memastikan kesiapan rumah sakit serta fasilitas pelayanan kesehatan termasuk dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah," terang Kasdam IX/Udayana.
Rakor diisi dengan paparan dari Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (TI STPC19) yang menyampaikan tentang update data kasus Covid-19 di seluruh Indonesia termasuk update kondisi RS saat ini dalam menghadapi lonjakan kasus khususnya pasca Pilkada serentak.
Ditjen P2P (Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit) yang berkolaborasi dengan Kemenkes, Dinkes dan Satgas Covid 19 menyamakan persepsi dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 pada obyek vital negara.
"Diharapkan semua pihak harus tetap bersatu padu untuk melakukan penanganan secara baik sehingga hasilnya akan lebih baik," ujar dia.
Kasdam menambahkan, bahwa Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional berpesan supaya penegakan protokol kesehatan lebih serius dilakukan di setiap daerah.
"Terutama dalam menghadapi Pilkada, diharapkan Pemerintah Daerah agar selalu terus berkoordinasi dengan pihak TNI-Polri termasuk dengan pihak terkait lainnya untuk menegakkan protokol kesehatan dan mensosialisasikan 3M," paparnya.
Dalam kesiapan RS dan fasilitas pelayanan kesehatan di daerah agar selalu siap dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.
Dalam menangani pasien positif Covid-19, agar fasilitas pelayanan kesehatan di RS terutama kesiapan obat-obatan harus ada dan tersedia ketika dibutuhkan.
Kemudian dalam menghadapi Pilkada, diharapkan pemerintah daerah selalu berkoordinasi dengan TNI dan Polri sebagai leading sector pengamanan Pilkada.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, MPPM., menyampaikan, dalam penanganan pencegahan dan penyebaran Covid-19, tak lepas koordinasi dengan unsur TNI dan Polri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wijaya-saat-mengikutirakor-penanganan-covid-19.jpg)