Di Masa Pandemi Covid-19, Misa Natal Gereja Katedral Denpasar Bakal Disiarkan Live Streaming
"Umat yang tidak biaa datang ke gereja tetap dapat mengikuti Misa secara Live Streaming sesuai jadwal yang ditetapkan," papar Alex, Sabtu (12/12/2020)
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bagi Umat Katolik di Denpasar dan Bali yang berhalangan datang ke gereja saat Misa Malam Natal dan Hari Raya Natal, tak perlu risau, pasalnya pihak gereja bakal menayangkannya via Live Streaming melalui channel Youtube Katedral Denpasar.
Hal ini disampaikan oleh Ketua II Bidang Aksi Kemasyarakatan Dewan Pastoral Paroki (DPP) Gereja Katolik Katedral Denpasar, Alex kepada Tribun Bali saat dikonfirmasi terkait perayaan Natal 2020.
"Umat yang tidak biaa datang ke gereja tetap dapat mengikuti Misa secara Live Streaming sesuai jadwal yang ditetapkan," papar Alex, Sabtu (12/12/2020).
"Pada masa pandemi covid-19, karena jumlah umat dibatasi dan ada sejumlah syarat ketentuan umat hadir di gereja maka kami juga mengadakan Misa Live Streaming saat Misa Vigili Natal atau Malam Natal sebanyak 2 kali malam hari dan Misa Hari Raya Natal juga sebanyak 2 kali pada pagi dan malam hari serta Natal hari kedua pada pagi harinya," jabar dia.
Baca juga: Bermain saat Hujan Lebat, Blahbatu FC Ditaklukkan Mitra Devata 5-0 di Babak Kedua & Ketiga
Baca juga: Sebanyak 15 Orang Terjaring Razia Ops Yustisi di Simpang Pasar Renon Denpasar
Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Italia - Sassuolo Pepet AC Milan Usai Kalahkan Benevento
Ia menjelaskan bahwa umat yang boleh hadir ke gereja saat Misa Natal adalah umat yang dalam keadaan sehat, tidak memiliki penyakit bawaan atau yang rentan dengan penyakit tertentu.
"Yang diizinkan datang ke gereja juga anak-anak yang sudah menerima komuni pertama dan untuk dewasa sampai batas usia 65 tahun, bagi ibu hamil dimohon untuk tetap berada di rumah," terangnya.
Seperti diketahui, DPP Roh Kudus Katedral Denpasar memutuskan untuk tidak menambah kuota umat pada saat Ibadah Hari Raya Natal 24-25 Desember 2020 mendatang.
Sebagaimana yang telah berlangsung sejak dimulainya misa tatanan kehidupan baru pada bulan Juli 2020 lalu.
Bahwasannya, DPP Roh Kudus Gereja Katedral Denpasar menerapkan protokol kesehatan ketat dengan jumlah umat yang mengikuti misa dibatasi maksimal 500 orang atau berkisar 20 persen dari kapasitas.
"Hasil rapat persiapan, untuk Ibadah Natal 2020 tetap sama seperti Misa Sabtu Minggu sekarang ini, tidak ada tenda tambahan maupun tidak menggunakan space di basement hanya di dalam gedung saja, maksimal tetap 500 orang dengan mengikuti prokes," kata Alex.
Dengan begitu, meskipun masih berlangsung di tengah pandemi yang belum usai, peribadatan dapat berlangsung secara khusuk dan umat pun tertib sesuai arahan protokol kesehatan.
Sejumlah protokol kesehatan yang wajib dilaksanakan umat yang beribadah di gereja, yakni umat wajib cek suhu tubuh, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di wastafel yang telah disediakan serta menjaga jarak.
Selain itu saat menuju ke dalam gedung, memasukkan kolekte atau persembahan di awal sebelum peribadaran dan disemprotkan hand sanitizer di pintu masuk gedung gereja.
Di dalam Gedung Gereja, umat diarahkan oleh petugas tata tertib dalam menempati tempat duduk dimulai dari kursi pada bagian depan, dalam satu kursi panjang akan diisi 4 orang dengan konsep jaga jarak yang telah terpasang tanda silang untuk tidak mendudukinya. Sedangkan size kursi yang lebih kecil bisa digunakan untuk 3 orang
Baca juga: Ketua Panita Turnamen Sepakbola Ditetapkan sebagai Tersangka, Begini Penjelasan Polda Banten
Baca juga: Babak Baru Polemik Harta Warisan Lina, Teddy Akan Ambil Langkah Hukum Jika Anak Sule Tak Lakukan Ini
Baca juga: Cerita Pilu Dokter Novita, Meninggal Dunia Positif Covid-19 Bersama Janin 7 Bulan di Kandungannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sarana-mencuci-tangan-di-sediakan-di-halaman-gereja-katolik-katedral-denpasar.jpg)