Ngopi Santai

Espana 82

Kepergiannya menambah duka setelah dunia ditinggalkan  megabintang Argentina, Diego Maradona yang wafat p25 November 2020. 

Penulis: DionDBPutra | Editor: Eviera Paramita Sandi
FIFA
Bintang tim nasional Italia, Paolo Rossi, melakukan selebrasi setelah mencetak gol pembuka timnya ke gawang Jerman Barat (sekarang Jerman) pada final Piala Dunia 1982. Italia menang 3-1 dan menjadi juara. 

Pun ketika anak seusia kami main bola di pantai Ipi, Nanganesa, Ndao, Roworeke, Nuabosi, Detusoko, Wolowaru, Watuneso, Nggela, Jopu, Nangapanda, Pulau Ende  atau di bawah rimbunnya pohon kelapa di Onekore tempo itu.

Ya,  demikianlah sejumput kenangan tentang Paolo Rossi, legenda sepak bola Italia yang meninggal dunia di Siena,  9 Desember 2020.

Kepergiannya menambah duka setelah dunia ditinggalkan  megabintang Argentina, Diego Maradona yang wafat p25 November 2020. 

Kurang dari sebulan dua seniman besar lapangan hijau menghadap Sang Khalik.

Paolo Rossi yang  lahir 23 September 1956 di  Prato, daerah Santa Lusia Italia, meninggalkan seorang istri dan tiga anak yaitu Alessandro Rossi, Sofia Elena Rossi, dan Maria Vittoria.

Kabar meninggalnya Rossi bermula dari cuitan rekan kerjanya di RAI Sport, Enrico Varriale. Paolo Rossi bekerja sebagai pakar sepak bola di saluran tv tersebut, sedangkan Varriale adalah pembawa acara saluran itu.

"Berita yang sangat menyedihkan: Paolo Rossi telah meninggalkan kami," tulis Enrico Varriale di Twitter yang dikutip Reuters. "Pablito yang tak terlupakan, yang membuat kita semua jatuh cinta pada musim panas
1982."

Istri Paolo Rossi, Federica Cappelletti mengunggah foto diri dan suaminya di Instagram disertai pesan mengharukam. Ia membubuhkan kata "selamanya."

Ucapan duka cita mengalir dari dunia sepak bola, di antaranya dari pahlawan Jerman, Jurgen Klinsmann. "Pabilto, kami selalu mengingat Anda!" tulis Klinsmaan di akun twitternya.

Tiga Kali Operasi Lutut

Paolo Rossi  mungkin tak sefenomenal  Diego Armando  Maradona yang bagi sebagian orang di negerinya bahkan dunia dipandang sebagai dewa bola. Tapi bagi Italia, Paolo Rossi merupakan  juru selamat.

Setelah Italia tercoreng skandal pengaturan skor yang memalukan, pada tahun 1982 Rossi memimpin negerinya meraih gelar Piala Dunia  FIFA edisi ke-12. Dia mencetak enam gol untuk memenangkan Sepatu Emas
sebagai pencetak gol terbanyak  dan Bola Emas sebagai pemain terbaik turnamen nomor wahid sejagat.

Rossi adalah satu dari hanya tiga pemain yang meraih ketiga penghargaan di Piala Dunia sekaligus. Dia sejajar dengan Garrincha tahun 1962, dan Mario Kempes  1978. Rossi pun meraih Ballon d'Or 1982.

Bersama Roberto Baggio dan Christian Vieri, dia pencetak gol terbanyak Italia dalam sejarah Piala Dunia, dengan sembilan gol secara keseluruhan.

Wikipedia mencatat di level klub, Rossi  merupakan pencetak gol produktif  bagi Vicenza. Dia pencetak gol terbanyak Serie B tahun 1977, memimpin timnya promosi ke Serie A. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved