Breaking News:

Satu Bulan Sebelum Tetapkan Kapan Tanggal Bali Buka Wisman, Akan Diumumkan Terlebih Dahulu

Menhub dan Menparekraf mengecek kesiapan PT Angkasa Pura I (Persero) jika penerbangan Internasional untuk wisatawan mancanegara dibuka kembali

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Wagub Bali disela menghadiri pameran seni rupa di Kebon Vintage Cars. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio pada kunjungan kerjanya ke Bali kemarin selain mengecek kesiapan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali antisipasi peningkatan penumpang saat libur Natal dan Tahun Baru bersama Gubernur Bali.

Ternyata kedua Menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu jilid II itu juga mengecek kesiapan PT Angkasa Pura I (Persero) jika penerbangan Internasional untuk wisatawan mancanegara (wisman) dibuka kembali.

"Itu kemarin melihat kesiapan dari simulasi Airport (Bandara Ngurah Rai) jika misalnya nanti ada penerbangan Internasional yang datang kemudian bagaimana proses untuk tes swab-nya di Airport," jelas Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Sabtu (12/12/2020), usai menghadiri pembukaan pameran di Kebon Vintage Cars, Denpasar.

Kalau swab di Airport misalnya nanti ada yang negatif atau ada yang positif bagaimana kita perlakukan dan sebagainya. 

Baca juga: Masa Pandemi, Sukrata Olah Limbah Jadi Pupuk dan Pakan

Baca juga: Kadiv Humas Polri Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan Demi Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Baca juga: Rizieq Shihab Resmi Ditahan, Kadiv Humas Polri Beberkan Dua Alasan Ini

"Itu lebih detail kemarin kita bicarakan," imbuhnya.

Ia menyampaikan, intinya Pemerintah dan masyarakat apalagi industri sebenarnya sangat berharap sekali secepatnya bisa dibuka.

Tokoh Puri Ubud ini mengungkapkan, jika kemarin bersama Kementerian Luar Negeri membicarakan hal itu (buka pariwisata untuk wisman), bahkan beberapa negara yang ikut dalam pertemuan Bali Democracy Forum (BDF) ke-13, kami (Pemprov Bali dan Kemenlu) memberikan paparan bagaimana kesiapan kita.

"Keinginan kita memang awalnya adalah bisa di bulan Desember ini buka. Tapi ternyata apakah bisa (bulan Desember) karena pada saat saya dulu berbicara dengan Kementerian Luar Negeri itu ada satu ketentuan atau satu permintaan (dari Kemenlu) kalau bisa satu bulan sebelum buka itu sudah diinformasikan kepada industri semua kepada masyarakat diumumkan satu bulan sebelumnya," papar Cok Ace.

"Sebab ini kan Internasional flight berbeda dengan domestik, jadi mereka (wisman) harus cari visa. Nanti jangan sampai begitu kita buka tidak ada yang datang, kan berbeda dengan domestik. Domestik tiga hari kita umumkan bisa langsung (berkunjung ke Bali)," sambungnya.

Disamping itu juga teman-teman industri mungkin perlu waktu untuk menyiapkan segala sesuatunya, mulai dari stock barangnya apakah sudah habis, kolam dan lain sebagainya perlu dirapikan.(*).

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved