Desa Perancak Jembrana Miliki Ekowisata Hutan Mangrove
Desa Perancak, Kabupaten Jembrana, Bali, meresmikan keberadaan tempatnya sebagai Desa Ekowisata.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Nantinya kawasan ini selain sebagai destinasi wisata, juga berfungsi sebagai basis pendidikan dan penelitian.
”Saat ini Tracking Mangrove baru sepanjang 165 meter dilengkapi dengan Gasebo yang indah-indah di tengah-tengah jalur Tracking Mangove. Kami harapkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan agar bisa dikembangkan lagi. Selain itu juga bisa dibantu dari sisi penataannya,” ungkapnya.
Artha menambahkan, bahwa penataan yang baik dan indah akan lebih menarik.
Dan perekonomian desa bisa bangkit seiring dengan datangnya pemasukan, melalui minat wisatawan datang ke Perancak.
Sehingga berwisata ke Perancak makin lengkap, karena sebelumnya juga sudah ada wisata religi serta kuliner di wilayah pesisir tersebut.
“Ketika makin baik maka akan semakin baik mendatangkan wisatawan baik domestik dan mancanegara,” bebernya. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/penampakan-hutan-mangrove-sensi-ekowisata-desa-perancak.jpg)