Breaking News:

SE Gubernur Bali Berlaku Hari Ini, Syarat Masuk Bali Diperketat Untuk Kurangi Pergerakan Wisdom

Menurut Luhut, syarat ketat dilakukan untuk mengontrol pergerakan wisatawan domestik guna menekan potensi penyebaran Covid-19

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana kunjungan wisatawan di DTW Ulundanu Kecamatan Baturiti, Tabanan, belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan pemerintah ingin mengurangi pergerakan wisawatan domestik (wisdom) di masa libur Natal dan Tahun Baru ini.

Karena itu, pemerintah memperketat aturan masuk ke Bali yang menjadi tujuan wisata favorit.

Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah menetapkan syarat masuk Bali dengan ketentuan pemeriksaan swab berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk penumpang udara dan tes rapid antigen untuk perjalanan darat.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 2021 tahun 2020, kebijakan ini mulai berlaku hari ini, 19 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Menurut Luhut, syarat ketat dilakukan untuk mengontrol pergerakan wisatawan domestik guna menekan potensi penyebaran Covid-19 di Bali selama musim liburan Natal dan Tahun Baru.

Pulau Dewata sendiri masuk ke dalam 8 zona merah Corona.

"Kemarin mau ke Bali itu sudah lebih 200 ribu orang selama 10 hari, makanya kita ketatin sedikit. Karena kalau ndak, nanti gimana? Bali (kasusnya) naik lagi," katanya seusai acara Indonesia-China Tourism and Investment Forum di Jakarta, Jumat (18/12) dikutip antaranews.com.

Luhut menyatakan hingga kini Indonesia belum membuka pintu masuk bagi wisatawan mancanegara (wisman) sehingga wisatawan domestik masih mendominasi pergerakan wisatawan.

Dengan tren kenaikan kasus Covid-19 yang tidak mereda, pemerintah justru kini ingin mengurangi pergerakan wisatawan domestik.

Termasuk dengan membatasi pergerakannya pada libur Natal dan Tahun Baru.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved