Breaking News:

Jejak Kebo Iwa Desa Adat Bedha Tabanan hingga Kini Dibangun Patung Setinggi 21,45 Meter

Kebo Iwa, tokoh  yang populer di Nusantara itu ternyata memiliki peninggalan sejarah di Desa Adat Bedha, Bongan, Tabanan.

TRIBUN BALI/AA SERI KUSNIARTI
Patung Kebo Iwa setinggi 21,45 meter di Bedha, Tabanan. 

“Karena kala itu Kebo Iwa membawa 800 pasukan, sehingga dibuatlah bale agung panjang,” katanya.

Bale agung ini kemudian diperkecil di pura, dari yang dahulu sangat panjang hingga di sebelah barat sungai.

Pura itu kini dikenal dengan nama Pura Puseh lan Bale Agung Desa Adat Bedha. Di pura ini sangat jelas terlihat jejak-jejak sejarah yang ditinggalkan Kebo Iwa

Bendesa adat menceritakan, bahwa pemangku pura mendapat bisikan. Pawisik itu agar masyarakat Desa Adat Bedha, membangun palinggih dan patung Kebo Iwa.

Baca juga: Aura Magis Pura Melanting Jambe Pole di Taman Festival Bali, Ada yang Mohon Kesembuhan hingga Jodoh

“Lalu dibuatlah arca beliau sepanjang dua meter, yang dibuat dari perunggu. Kami buatnya di Yogyakarta, karena di sana kan memang ahlinya membuat perunggu,” ujarnya. 

Modelnya dibuat oleh Ketut Subur, lalu dicor di Yogyakarta.

Patung perunggu ini dibangun sekitar 10 tahun yang lalu. Setelah sampai di Bali, patung perunggu ini kemudian dipasupati dan diletakkan di pura.

Kemudian saat ini dibuatlah patung raksasa Kebo Iwa, dengan tinggi 21,45 meter.

“Itu tinggi keseluruhan dengan pedestal,” sebutnya.

Patungnya saja setinggi 9,45 meter, kerisnya 3,15 meter. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved