Corona di Bali

5 Hari Rapid Antigen di Bandara Ngurah Rai Beroperasi Layani 1.902 Orang, 12 Terkonfirmasi Positif

Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali sejak 18 Desember 2020 lalu telah membuka fasilitas layanan

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana calon penumpang memanfaatkan layanan Rapid Test Antigen di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali sore ini 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali sejak 18 Desember 2020 lalu telah membuka fasilitas layanan Rapid Tes Antigen, antusias calon penumpang memanfaatkan layanan ini cukup tinggi.

"Dari tanggal 18 sampai 22 Desember kemarin itu Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani sebanyak 1.902 calon penumpang yang memanfaatkan Rapid Test Antigen," ujar Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, saat ditemui tribunbali.com, Rabu (23/12/2020).

Dari data yang didapatkan, paling banyak ditanggal 22 Desember kemarin mencapai 553 orang calon penumpang memanfaatkan layanan itu, menurutnya mungkin mengejar libur Natal untuk pulang ke kampung halamannya.

Dimana sebagian besar Kota di Pulau Jawa mewajibkan bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) membawa surat keterangan hasil Rapid Test Antigen yang masih berlaku.

Baca juga: Permintaan Calon Penumpang Tinggi, Bandara Ngurah Rai Tambah Fasilitas Layanan Rapid Test Antigen

"Rata-rata paling banyak itu calon penumpang yang akan keluar Bali, entah itu melalui moda transportasi udara maupun darat dan laut," imbuhnya.

Para penumpang yang dari daerahnya tidak memiliki fasilitas Swab berbasis PCR dan diterima di Bali namun wajib melakukan Rapid Antigen di kedatangan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sejak 20 hingga 22 Desember kemarin berjumlah 102 penumpang.

Dari seluruh calon penumpang dan penumpang yang dilayani Rapid Test Antigen selama lima hari terakhir (18-22 Desember) terkonfirmasi 12 orang positif.

"Rapid Antigen terkonfirmasi sebanyak 12 orang positif, kita tidak tahu apakah 12 orang itu penumpang yang datang atau yang mau berangkat melakukan Rapid Antigen. Kita belum tahu detailnya," ungkap Taufan.

Ia menambahkan ketika calon penumpang atau penumpang ditemukan terkonfirmasi positif Rapid Antigen itu prosedurnya ada dua opsi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

Yaitu calon penumpang atau penumpang tersebut wajib melakukan Swab berbasis PCR secara mandiri (bayar biaya sendiri), atau dari Klinik kami disini dirujuk ke RS Rujukan Covid-19 yang ada di Bali untuk melakukan Swab berbasis PCR (difasilitasi Pemerintah Daerah melalui Satgas Covid-19).

Bagi yang melakukan Swab berbasis PCR mandiri langsung mereka mendatangi Klinik atau Rumah Sakit yang memiliki fasilitas Swab berbasis PCR.

Sementara itu yang penumpang meminta rekomendasi ke RS Rujukan Covid-19, pihak Klinik layanan Rapid ini memfasilitasi mereka langsung kesana menggunakan ambulans yang telah disiapkan.

Diberitakan sebelumnya, manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali resmi menambah fasilitas layanan Rapid Tes Antigen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved