Serba Serbi
Rahina Purnama Dalam Agama Hindu Diyakini Baik untuk Malukat
Memang dalam kepercayaan masyarakat Hindu di Bali, hari purnama adalah satu diantara hari baik untuk malukat.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Wema Satya Dinata
“ini tujuannya agar seimbang antara ke luhur dan ke bawah, karena itu juga rwa bhineda, dalam menjaga keseimbangan. Dan sangat penting untuk keharmonisan bhuana agung dan bhuana alit,” katanya.
“Purnama adalah bulan penuh dan bersinar terang benderang, atau dalam bahasa Bali disebut ‘galang apadang’ sehingga sangat baik untuk melukat, guna mendapat sinar terang benderang dan memperoleh ‘kegalangan kayun’ atau pabersihan lahir dan batin,” jelasnya.
Selain karena merupakan dewasa ayu, atau waktu yang sangat baik di saat beryoganya Dewa Chandra.
“Tapi ingat dalam malukat, garus dibarengi dengan perasaan yakin dan berserah diri sepenuhnya kepada keagungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, beserta manifestasinya yaitu para dewa-dewi, kalau tidak ada rasa keyakinan maka tidak ada hasil yang diharapkan,” katanya.
Semua ini dilandasi dengan rasa yakin yang mendalam.
Sebab agama Hindu juga sering disebut agama rasa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-sembahyang-dan-malukat-di-pura-dalem-pangembak-sanur.jpg)