Berita Denpasar
Diduga Akibat Percikan Kembang Api, Bale Panjang di Pura Puseh Desa Pakraman Denpasar Terbakar
Diduga akibat terkena percikan kembang api, Bale Panjang di Pura Puseh Desa Pakraman mengalami kebakaran, pada Jumat (1/1/2021) dini hari.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Diduga akibat terkena percikan kembang api, Bale Panjang di Pura Puseh Desa Pakraman, di Jalan Nusa Kambangan No. 60, Dauh Puri, Denpasar Barat, Denpasar, Bali, mengalami kebakaran, pada Jumat (1/1/2021) dini hari.
Warga yang mengetahui munculnya titik api langsung mendatangi Pos Induk BPBD Denpasar untuk segera melakukan pemadaman api.
"Kejadian kebakaran pukul 02.50 Wita, warga datang ke Pos Induk BPBD Kota Denpasar melaporkan kebakaran Bale Panjang di Pura Puseh, diduga akibat percikan kembang api," ungkap Komandan Regu Damkar BPBD Denpasar, Gung Aji Sujendra, kepada Tribun Bali.
Pos Induk BPBD Kota Denpasar mengarahkan Regu Pemadam Kebakaran BPBD Kota Denpasar dari Pos Induk dan Pos Mahendradatta merapat ke TKP.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Sesetan Denpasar, Pemuda Asal Bekasi Tewas Tabrak Truk DLHK
Baca juga: Terjadi Keributan di Sesetan Denpasar, Dua Orang Luka-luka
Baca juga: 25 Warga dan Linmas Desa Dangin Puri Denpasar Ikut Simulasi Pemadaman Kebakaran
Aji Sujendra menuturkan, obyek yang terbakar berupa 1 unit Bale Panjang atap alang-alang di Pura milik Jero Mangku Dedi Suparna (42).
Berkat kesigapan petugas Damkar, si jago merah berhasil dipadamkan dan tidak menjalar ke bangunan lainnya.
"Yang terbakar 1 unit Bale Panjang atap alang-alang, penyebab diperkirakan percikan kembang api," tuturnya.
Sujendra memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa akibat kejadian kebakaran itu, sementara kerugian materiil ditaksir mencapai Rp. 20 juta.
"Tidak ada korban. Kerugian kurang lebih 20 juta," terang dia. (*).
Baca juga: Fakta Baru Kasus Pembunuhan Pegawai Bank di Denpasar, Tidak Ada Jejak Pemerkosaan
3 Peristiwa Malam Tahun Baru 2021 di Bali, Keributan di Sesetan, Kecelakaan, dan Kebakaran
Berbagai peristiwa mewarnai malam pergantian tahun di Bali.
Perayaan Malam Tahun Baru 2021 tidak selalu berjalan mulus, selalu ada saja peristiwa yang terjadi.
Seperti keributan di Sesetan, kecelakaan lalu lintas, hingga kebakaran.
Berikut peristiwa di Bali saat memasuki Tahun Baru 2021.
1. Keributan di Sesetan
Keributan terjadi di Jalan Batas Dukuh Sari, Sesetan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Jumat (1/1/2021) Pukul 02.11 Wita dini hari.
Belum diketahui pasti penyebab terjadinya keributan yang mengakibatkan dua orang luka-luka.
Kepolisian Sektor Denpasar Selatan meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denpasar untuk memberikan bantuan penanganan terhadap para korban yang mengalami luka - luka.
BPBD berkoordinasi dengan Ambulans Damakesmas Densel IV merapat ke TKP untuk memberikan penanganan pada korban.
"Dini hari ini tahun baru ini kami merujuk korban Keributan di Jalan Batas Dukuh, ada dua orang korban luka-luka," ujar Koordinator Ambulans BPBD Denpasar, Dewa Mahendra kepada Tribun Bali.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Pusdalops BPBD Denpasar, dua korban adalah B (31) seorang pria beralama di Jalan Batas Dukuh Sari Gang I Sesetan, serta M (25) pemuda satu kampung.
"Korban N kondisinya mengalami luka sobek pada dahi, lebam pada mata kiri, dan luka lecet sera M (25) kondisinya luka lecet pada wajah, luka sobek di tangan kanan dan dicuriga fraktur," jelasnya.
Kedua korban luka - luka ini kemudian dirujuk ke Rumah Saki Umum Pusat Sanglah Kota Denpasar untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari dokter.
2. Kecelakaan Merenggut Korban Jiwa di By Pass Ngurah Rai
Kecelakaan maut terjadi di kawasan Jalan By Pass Ngurah Rai, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Jumat (1/1/2020) pagi ini.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan seorang pemuda MRH (23) tewas di lokasi kejadian.
Pemuda asal Bekasi ini diduga menabrak truk milik DLHK.
Menurut keterangan saksi di lokasi, kejadian terjadi di tempat putar balik sebelah barat Lotte Mart.
Diduga korban mengalami hilang kendali saat memacu sepeda motornya serta faktor jalan licin.
"Untuk kecelakaan ini yang terlibat motor dan Truk DLHK," terang petugas ambulans jenazah BPBD Denpasar, I Kadek Agus Sugiantara kepada Tribun Bali.
"Menurut saksi di TKP pada saat truk hendak putar balik, tiba-tiba ada motor melaju kencang dari arah barat. Karena sempat di guyur hujan dan jalan licin, jadi pengendara motor rem mendadak dan mengalami ban selip hingga terjatuh dan menabrak truk," jabarnya mengungkapkan keterangan saksi.
Koordinator Ambulans Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dewa Mahendra menuturkan, MRH usia 23 tahun, asal Komplek Pondok Cemara, Bekasi, Jawa Barat kondisinya meninggal dunia, kejadiannya sektar Pukul 05.00 Wita.
Jenazah MRH dimasukkan ke dalam kantong mayat kemudian dievakuasi menuju Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Kota Denpasar, Bali.
"Ambulance Pantastis BPBD Kota Denpasar dari Pos Juanda merapat ke TKP. Korban meninggal dunia, dievakuasi ke KMJ RSUP Sanglah," bebernya kepada Tribun Bali.
Tidak hanya kecelakaan di By Pas Ngurah Rai. Di malam pergantian tahun juga terjadi kecelakaan di Jalan Trenggana, Penatih, Denpasar Timur pukul 04.20 Wita.
Korban IKS (28) diketahui dalam pengaruh alkohol, mengalami luka-luka.
"Kondisi dalam pengaruh alkohol, luka robek di kelopak mata bagian kanan dan luka sobek pada dagu dan lutut kanan. Korban dirujuk ke RSUP Sanglah," jelasnya.
Selain itu, pada pukul 00.18 Wita, kecelakaan lalu lintas di Jalan Gatsu Tengah, Denpasar Utara, ada 4 korban luka-luka dalam kejadian ini.
BPBD mengarahkan Ambulance PSC BPBD Kota Denpasar dari Pos GSD merapat ke TKP namun keempat korban menolak untuk dibawa ke rumah sakit.
"Korban berjumlah empat orang, dari 4 orang korban satu orang yang didapati identitasnya, yakni IPGS (22) asal Jalan Patih Nambi mengalami luka-luka, sedangkan 3 korban lain juga luka-luka mayoritas mengalami memar, sobek dan lecet, satu diantaranya pengaruh alkohol," terang Dewa.
"Keempat korban menolak untuk di rujuk ke Rumah Sakit dan merawat luka di TKP," pungkasnya.
3. Kebakaran Bale Panjang di Pura Puseh Pakraman Denpasar
Kebakaran Bale Panjang di Pura Puseh Desa Pakraman di Jalan Nusa Kambangan No. 60, Dauh Puri, Denpasar Barat, Denpasar, Bali terjadi pada Jumat (1/1/2021) dini hari.
Kebakaran terjadi diduga akibat terkena percikan kembang api.
Warga yang mengetahui munculnya titik api langsung mendatangi Pos Induk BPBD Denpasar untuk segera melakukan pemadaman api.
"Kejadian kebakaran pukul 02.50 Wita, warga datang ke Pos Induk BPBD Kota Denpasar melaporkan kebakaran Bale Panjang di Pura Puseh, diduga akibat percikan kembang api," ungkap Komandan Regu Damkar BPBD Denpasar Gung Aji Sujendra kepada Tribun Bali.
Pos Induk BPBD Kota Denpasar mengarahkan Regu Pemadam Kebakaran BPBD Kota Denpasar dari Pos Induk dan Pos Mahendradatta merapat ke TKP.
Aji Sujendra menuturkan obyek yang terbakar berupa 1 unit Bale Panjang atap alang-alang di Pura milik Jero Mangku Dedi Suparna (42)
Berkat kesigapan petugas Damkar, si jago merah berhasil dipadamkan dan tidak menjalar ke bangunan lainnya.
Sujendra memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa akibat kejadian kebakaran itu, sementara kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 20 juta. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-damkar-bpbd-denpasar-memadamkan-api-kebakaran.jpg)