Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ini Ramalan Baba Vanga dan Bill Gates di Tahun 2021, Obat Kanker hingga Perubahan Iklim

Baba Vanga, cenayang terkenal asal Bulgaria sempat mengungkapkan ramalannya untuk tahun 2021.

Tayang:
Gambar oleh diema dari Pixabay
Ilustrasi ramalan zodiak tahun 2021 - Ini Ramalan Baba Vanga dan Bill Gates di Tahun 2021, Obat Kanker hingga Perubahan Iklim 

“Akan tiba harinya saat kanker diikat dengan rantai besi,” tutur wanita yang dijuluki Nostradamus dari Balkan itu.

Baba Vanga menjadi sosok penting bagi penggiat teori konspirasi karena beberapa ramalannya terbukti.

Wanita yang meninggal di usia 85 tahun itu sempat memprediksi Trump akan terjangkit penyakit mematikan pada 2020.

Itu terbukti saat Trump terjangkit Covid-19 pada Oktober lalu.

Dia juga sempat mengungkapkan AS akan memiliki presiden berkulit hitam.

Baba Vanga sendiri sebelum kematiannya telah memprediksi apa yang akan terjadi hingga tahun 5079, yang diyakini sebagai tahun terakhir dunia atau kiamat.

Bill Gates
Bill Gates (Kompas.com)

Sementara Bill Gates telah memprediksi datangnya pandemi sejak lima tahun sebelum peristiwa terjadi.

Dalam sebuah presentasi di acara Ted Talks tahun 2015 itu, Gates mengatakan jika virus yang kala itu belum diketahui namanya, akan lebih berbahaya dibanding misil.

Virus itu bisa membunuh puluhan juta orang. Prediksi Gates bukan hanya penerawangan tanpa dasar.

Bapak Microsoft ini kerap menggunakan teknologi dan wawasannya untuk menganalisis, termasuk memprediksi kejadian yang akan datang.

Kini, Bill Gates kembali memprediksi setidaknya empat hal yang kemungkinan akan terjadi pada tahun 2021 dan setelahnya.

Berikut empat prediksi Bill Gates yang dirangkum KompasTekno dari Inc, Senin (26/10/2020).

1. Pandemi memburuk sebelum membaik

Ketika ditanya kapan pandemi Covid-19 akan tuntas, Gates merinci sekilas prediksi garis waktunya.

"Antara saat ini dan akhir tahun, kondisi akan mamburuk," kata Gates. Dari kejadian beberapa bulan lalu, menunjukan bahwa lebih banyak orang yang berada di dalam rumah dan cuaca yang dingin, kasus di Eropa dan Amerika akan melambung.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved