Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ini Ramalan Baba Vanga dan Bill Gates di Tahun 2021, Obat Kanker hingga Perubahan Iklim

Baba Vanga, cenayang terkenal asal Bulgaria sempat mengungkapkan ramalannya untuk tahun 2021.

Tayang:
Gambar oleh diema dari Pixabay
Ilustrasi ramalan zodiak tahun 2021 - Ini Ramalan Baba Vanga dan Bill Gates di Tahun 2021, Obat Kanker hingga Perubahan Iklim 

Gates memperkirakan angka kasus dan kematian akibat Covid-19 akan terus bertambah selama musim gugur mendatang.

"Kabar baiknya, pengobatan - terutama antibodi monoclonal - akan mulai tersedia di akhir tahun atau awal tahun depan," imbuh Gates.

Untuk diketahui, antibodi monoclonal terbuat dari pengkloningan sel darah putih dan dapat ditargetkan untuk antigen tertentu.

Pengobatan ini pernah digunakan untuk Presiden AS, Donald Trump saat dia terjangkit Covid-19 beberapa waktu lalu.

Selain itu beberapa vaksin yang sedang diuji coba oleh beberapa lembaga peneliti dari berbagai dunia, sudah hampir mendapat persetujuan.

"Kemungkinan, awal tahun depan, dua atau tiga dari enam vaksin yang masuk uji coba tahap ketiga saat ini akan mendapat persetujuan," papar Gates.

Harapannya, dengan tersedianya vaksin sekolah-sekolah akan bisa kembali dibuka, setidaknya musim gugur tahun depan.

Di akhir tahun 2021, Gates memprediksi kondisi AS akan jauh lebih baik dari saat ini. Namun, bukan berarti pandemi akan benar-benar berakhir.

"Kita belum bisa sepenuhnya kembali normal sampai kita bisa melawan virus itu di manapun," ujar Gates. Pemulihan Covid-19 di masing-masing negara berbeda. Beberapa negara bisa sigap menganggulangi virus, seperti Selandia Baru, Australia, dan Korea Selatan. Namun, kasus baru didapatkan dari turis mancanegara.

"Eliminasi global dengan banyak kerja sama adalah sesuatu yang kami pikir harus dilakukan," ungkap Gates.

2. Persiapan vaksin untuk wabah selanjutnya

Gates mengapresiasi pemerintah di seluruh dunia, terutama Amerika Serikat yang memberikan dukungan dana untuk merespons pandemi.

Terutama dalam hal percepatan pengembangan vaksin baik yang dikembangkan menggunakan platform tradisional maupun modern seperti RNA.

Vaksin RNA berbeda dengan vaksin tradisional yang bekerja dengan cara menginfeksi penerima (pasien) dengan patogen atau virus yang "dilemahkan" atau "mati" untuk memicu kekebalan.

Sementara vaksin RNA terbuat dari messenger RNA (mRNA) yang juga akan menghasilkan respons imun tubuh yang sama dengan platform tradisional.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved