Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pembuat Parodi 'Indonesia Raya' Ternyata Bocah SMP, Warga Cianjur dan Anak TKI di Malaysia

Dua orang remaja yang menjadi pelaku pengunggah parodi lagu kebangsaan Indonesia Raya di Youtube. Bocah SMP itu warga Cianjur dan anak TKI di Malaysia

Editor: Widyartha Suryawan
istimewa
Seorang wartawan sedang mengambil gambar kediaman rumah terduga pembuat konten parodi Indonesia Raya berinisial MDF (15) di daerah Desa Hegarmanah, Kecammatan Karangtengah, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (1/1/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Tim Gabungan dari Direktorat Siber Mabes Polri, Polda Metro Jaya, dan Polda Jawa Barat menangkap dua orang remaja yang menjadi pelaku pengunggah parodi lagu kebangsaan Indonesia Raya di Youtube.

Satu remaja yang masih berstatus pelajar SMP ditangkap di rumah orang tuanya di daerah Cianjur, Jawa Barat saat malam Tahun Baru 2021.

Sementara pelaku lainnya sudah lebih dulu ditangkap di Malaysia.

”Iya, tadi malam tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat di bawah Siber Mabes Polri yang menangkapnya," kata Direktur Tindak Pidana Siber Mabes Polri, Brigjen Pol Slamet Uliandi, Jumat (1/1/2020).

Pelaku berinisial MDF itu adalah remaja berusia 16 tahun yang duduk di kursi 3 SMP.

Sementara rekannya seorang WNI yang tinggal di Malaysia berinisial MJ.

Baca juga: Bergambar Karikatur Ayam, Lagu Indonesia Raya Diparodikan Warga Malaysia, Begini Respon Kemenlu RI

Baca juga: Terungkap Tersangka Parodi Penghinaan Lagu Indonesia Raya Ternyata WNI yang Masih SMP, Ini Sosoknya

Baca juga: Kronologi Ditangkapnya Pelaku Parodi Lagu Indonesia Raya di Jabar, WNI & Berstatus Siswa SMP

Keduanya diduga membuat parodi lagu kebangsaan tersebut dan kemudian mengunggahnya ke Youtube dengan akun yang menggunakan bendera Malaysia.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yowono mengatakan, tersangka NJ lebih dulu diamankan oleh kepolisian Malaysia.

Bocah berusia 11 tahun itu diamankan oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM) di Lahad, Datu, Sabah, Malaysia.

Dia tinggal sementara di Negeri Jiran tersebut karena orang tuanya bekerja sebagai sopir di perusahaan Malaysia.

"Dari PDRM berhasil mengamankan satu orang laki-laki yang inisialnya NJ, umurnya 11 tahun. WNI yang ada di Sabah Malaysia. Kenapa dia ada i sana? Karena mengikuti orang tuanya yang bekerja sebagai TKI, yaitu sebagai driver salah satu perusahaan perkebunan di Sabah Malaysia," kata Argo.

Saat ditangkap PDRM, NJ mengaku dia bukanlah orang yang mengunggah konten parodi lagu Indonesia Raya tersebut.

NJ menyebut akun YouTube My Asean Channel yang mengunggah parodi lagu kebangsaan Indonesia Raya itu dibuat oleh MDF yang tinggal di Cianjur, Jawa Barat.

Kepada PDRM, NJ juga mengaku nama dan nomor telepon yang tercantum di dalam akun tersebut dicatut oleh MDF.

"Memang dari NJ, keterangannya bahwa di channel di akun My Asean itu bukan dia yang membuat. Tetapi ada temannya dia yang membuat. Temannya dia itu ada di Indonesia," jelas Argo.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved