Kabar Seleb
Punya Pengalaman Soal Gangguan Mental BPD Saat Remaja, Begini Lika-Liku yang Dihadapi Ariel Tatum
Mengenai apa itu Borderline Personality Disorder (BPD) yang diidap Ariel Tatum sejak masih remaja, berikut kisahnya.
Sinetron pertama yang ia bintangi adalah 'Abadi untuk Selamanya', setahun kemudian ia kembali membintangi sinetron 'Cinderella Boy', 'Hikayah', dan 'Apa ini Cinta'.
Setelah itu, Ariel Tatum juga masih aktif memerankan beberapa judul sinetron seperti 'Rafika' (2009), 'Dia Bukan Anakku' (2010), 'Cinta RockStar' (2013), 'Cinta yang Sama' (2013), dan lainnya.
Setelah itu, Ariel Tatum tak terlihat di dunia hiburan.
Hingga pada akhir tahun 2015 hingga pertengahan tahun 2016, ia kembali dengan membintangi sebuah sitkom bersama aktor kawakan Mathias Muchus, yang berjudul 'Pondok Pak Cus'.
Selain sinetron dan sitkom, bakat aktingnya juga ia salurkan lewat FTV.
Judul FTV yang pernah ia bintangi antara lain adalah 'Cinta Bersemi di Padang Ilalang' (2016), 'Panggil Saja Aku Mas Tresno' (2017), 'Cerita Cinta tentang Kita' (2017), dan lainnya.
Selain fokus di dunia akting, Ariel tatum juga merambah di dunia tarik suara.
Di tahun 2012, ia dipercaya untuk menjadi rekan duet penyanyi ternama, Ari Lasso, dalam single yang berjudul 'Karena Aku Tlah Denganmu'.
Selain lagu duetnya ini, ia juga telah merilis beberapa single seperti Curi Curi di tahun 2013 dan Tanpa Kata di tahun 2016.
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Mengidap Gangguan Mental Sejak Usia Remaja, Ariel Tatum Akui Sulit Berhubungan Serius