Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Perketat Pembatasan di Perbatasan Denpasar, Bupati Mahayastra: Pegawai Pemda Bekerja Seperi Biasa

Pembatasan aktivitas masyarakat yang dilakukan Pemkab Gianyar, untuk mendukung PKM di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, hanya dilakukan secara ketat

Tayang:
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Bupati Gianyar, Made Mahayastra 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pembatasan aktivitas masyarakat yang dilakukan Pemkab Gianyar, untuk mendukung PKM di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, hanya dilakukan secara ketat di wilayah perbatasan Denpasar.

Hal tersebut pun hanya meliputi aktivitas jual-beli, seperti aktivitas di toko modern hingga pasar sengol. Sementara aktivitas perkantoran, seperti di kantor pemerintahan Pemkab Gianyar, akan berjalan seperti biasa. 

Bupati Gianyar, Made Mahayastra, Minggu (10/1/2021) mengatakan, pembatasan aktivitas di Gianyar akan dimulai, Senin (11/1/2021).

Baca juga: Jelang PSBB, Faskes di Provinsi Bali Berlakukan Hal yang Sama Ketika PKM

Baca juga: Para Pedagang Keluhkan Kegiatan PSBB dan PPKM, Mengaku Berat Karena Ada Pembatasan

Baca juga: Gelar Cipta Kondisi di Kedonganan, Polresta Denpasar Dorong Masyarakat Patuhi Prokes dan Taati PSBB

Kata dia, aktivitas perkantoran tetap berjalan seperti biasa.

Hal tersebut karena kantor-kantor di Kabupaten Gianyar dinilai telah bisa menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Di mana hal itu dilihat dari minimnya klaster perkantoran.

"Perkantoran masuk seperti biasa. Yang dibatasi hanya jam buka toko, mall dan pasar sampai ke pasar desa yang dekat berbatasan dengan Denpasar."

"Aktivitas hanya boleh dilakukan hingga pukul 21.00 Wita. Bagi yang melanggar, sudah diatur dalam SE Pak Gubernur," ujarnya. 

Terkait apakah masyararakat yang keluar-masuk perbatasan Gianyar-Denpasar akan diperiksa secara ketat, politikus PDIP asal Payangan tersebut mengatakan dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Bali tidak disebutkan hal tersebut.

"Tidak ada disebutkan itu dalam surat Pak Gubernur, yang ada hanya yang saya sampaikan di atas. Itu telah sesuai dengan hasil rapat dengan gubernur dan bupati se-Bali yang saya hadiri langsung," ujar Mahayastra saat dikonfirmasi via WhatsApp. 

Pembatasan aktivitas yang berlangsung hingga dua pekan ini, Mahayastra mengatakan untuk saat ini tidak ada pembagian sembako dari Pemkab Gianyar.

Dalam hal jaring pengaman sosial, kata dia, akan dilakukan melalui bantuan tunai dari pemerintah pusat.

"Ndak ada (bantuan sembako) nanti pemerintah pusat yan1g membagikan BLT langsung ke sasaran masyararakat yang dituju," tandasnya. 

Persiapan Faskes di Bali Jelang PSBB

Pemerintah Pusat saat ini tengah bersiap mempersiapkan PSBB pada Pulau Bali dan Jawa.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved