Breaking News:

Berita Bali

Rencana Pembangunan Bandara Bali Utara Masih Kekurangan Lahan

Rencana pembangunan bandar udara (Bandara) di Bali utara yang rencananya dibangun di Desa Sumberklampok, Gerokgak, Buleleng masih kekurangan lahan.

Tribun Bali
Ilustrasi tempat pembangunan Bandara Bali Utara 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR - Rencana pembangunan bandar udara (Bandara) di Bali utara yang rencananya dibangun di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng masih terkendala lahan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Gde Wayan Samsi Gunarta mengungkapkan, lahan yang berada di Desa Sumberklampok berstatus sebagai hak guna usaha (HGU) yang masih dalam proses mendapatkan reformasi agraria sehingga bisa didistribusikan kepada masyarakat.

Sementara lahan yang sudah dimiliki oleh Pemprov Bali di lokasi tersebut akan dijadikan sebagai bandara, namun masih kekurangan.

"Memang ada kekurangan sehingga kita harus memikirkan untuk pengadaan sisanya," kata Samsi saat ditemui di Denpasar, Jum'at (15/1/2021).

Samsi mengungkapkan, upaya menindaklanjuti kekurangan lahan ini masih menunggu masalah pengusahaan lahan dari masyarakat.

Baca juga: Apa Kabar Pembangunan Bandara Bali Utara? Bupati Buleleng: Tidak Akan Dibangun di Desa Kubutambahan

Hingga saat ini, rencana pembangunan Bandara di Bali utara masih terus dilakukan pembahasan di level pelaksana.

Proses saat ini sudah dilakukan studi untuk kesiapan apabila Bandara tersebut dibangun di Desa Sumberklampok.

Penentuan lokasi dari bandara tersebut nantinya juga tergantung dari hasil studi tersebut.

"Jadi studi itu nanti (hasilnya) akan seperti apa," kata mantan Kepala Bidang Fasilitasi Pengadaan Tanah Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI itu.

Samsi menegaskan, melalui studi itu juga akan dilihat mengenai kelayakan teknis, kelayakan lingkungan, kelayakan finansial terkait dengan pembangunan bandara tersebut, termasuk dampak sosial dan sebagainya.

"Itu akan dipakai pertimbangan apakah lokaisnya bisa ditetapkan disitu atau apa persyaratan lokasi ditetapkan di situ," jelas Samsi. (*)

Baca juga: Soal Bandara Bali Utara di Buleleng Pemerintah Diminta Selesaikan Dulu Konfliknya, Baru Bicara

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved