Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pilpres Amerika Serikat

Kelompok Demonstran Bersenjata Api Muncul Jelang Pelantikan Joe Biden, Garda Nasional Siaga

Media setempat melaporkan, kelompok demonstran bersenjata api itu muncul di sejumlah negara bagian Amerika Serikat Minggu 17 Januari 2021.

Editor: DionDBPutra
AFP PHOTO/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS via KOMPAS.COM
Personel Garda Nasional berjaga di depan Gedung Capitol Hill Washington DC 17 Januari 2021. Pengamanan diperketat jelang pelantikan Joe Biden 20 Januari 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, WASHINGTON DC – Sekelompok kecil demonstran bersenjata api muncul di gedung DPRD beberapa negara bagian Amerika Serikat jelang pelantikan Joe Biden 20 Januari 2021.

Sementara di Washington DC, ibu kota Amerika Serikat, pasukan Garda Nasional meningkatkan kesiapsiagaan mereka.

Media setempat melaporkan, kelompok demonstran bersenjata api itu muncul di sejumlah negara bagian Amerika Serikat Minggu 17 Januari 2021.

Menurut warta USA Today, aksi demonstran itu tidak berujung kekerasan. Di Columbus, Ohio, sedikitnya 50 pendukung Presiden Donald Trump membawa bendera "Kebebasan atau Kematian" ke gedung parlemen setempat.

New York Post melaporkan, di antara mereka ada yang membawa senapan serbu dan beberapa senjata api jenis lainnya.

Baca juga: Profil Joe Biden: Pernyataannya Membuat Barack Obama Frustrasi

Baca juga: Jelang Pelantikan Joe Biden, Kendaraan Lapis Baja Garda Nasional Raib Dicuri Maling

Baca juga: Langkah Ini yang Ditempuh Joe Biden Pada Hari Pertama Jadi Presiden Amerika Serikat

Di lapangan kelompok itu bertemu dengan kelompok lain yang menentang aksi demonstrasi. Namun, tidak terjadi bentrokan fisik.

Terlihat pula satu di antara mereka membawa bendera Black Lives Matter, menurut outlet lokal WBNS.

Di Lansing, Michigan, beberapa demonstran juga terlihat membawa senjata api.

Menurut The Detroit Free Press, kelompok tersebut berafiliasi dengan berbagai milisi sayap kanan. Mereka berkumpul di luar gedung DPRD Michigan.

Bila dibandingkan dengan kondisi di Ohio, kehadiran demonstran tersebut terbilang kecil. Jumlah mereka hanya 20-an orang.

Pukul 16.00 waktu setempat hari Minggu 17 Januari 2021, tidak ada laporan tentang aksi kekerasan atau penangkapan oleh polisi.

The Detroit Free Press mewartakan, polisi yang berjaga sudah mengemasi perlengkapan anti-huruhara mereka.

Di Gedung Capitol Texas, sekitar 100 pengunjuk rasa muncul di sana. Seorang demonstran membawa senapan AR-15 mengutuk mereka yang menyerbu Capitol Hill di Washington DC.

“Yang harus kita lakukan hari ini adalah berdiskusi, berkumpul, dan membangun jaringan. Dan itu meledak dan dipelintir sepenuhnya di luar proporsinya,” kata pengunjuk rasa bernama Ben Hawk.

Oregonian melaporkan, di Salem, ibu kota Oregon, belasan pria berbaju hitam, beberapa dengan kemeja Hawaii, berdiri di luar gedung parlemen dengan senjata laras panjang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved