Breaking News:

Nyepi Tahun 2021

Pawai Ogoh-ogoh Kembali Ditiadakan, Ketua STT di Denpasar: Kecewa, Tapi Astungkara Tetap Taat Aturan

Pawai Ogoh-ogoh Ditiadakan, Ketua STT di Denpasar: Kecewa, Tapi Astungkara Tetap Taat Aturan

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi pawai ogoh-ogoh - Pawai Ogoh-ogoh Tahun 2021 Ditiadakan, Ketua STT di Denpasar: Kecewa, Tapi Astungkara Tetap Taat Aturan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sesuai dengan surat edaran bersama PHDI Bali dan MDA Bali, pawai ogoh-ogoh dalam rangkaian Nyepi saka 1943 tahun 2021 ditiadakan.

Hal ini dikarenakan masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Terkait peniadaan pawai ogoh-ogoh ini, Ketua STT Dharma Subhiksa, Banjar Sasih, Panjer, Denpasar I Made Sandi Jaya mengaku agak kecewa, namun harus tetap taat pada aturan dari pemerintah.

Apalagi tahun 2020 lalu, pengarakan ogoh-ogoh juga ditiadakan akibat pandemi Covid-19.

“Jika sama tahun ini, sudah dua kali ditiadakan. Kalau dibilang kecewa jelas kecewa. Namun kami harus tetap menghormati keputusan dari pemerintah,” katanya saat dihubungi, Selasa, 19 Januari 2021 sore.

Menurutnya, adanya pengarakan atau pawai ogoh-ogoh sebenarnya akan menambah semarak pergantian tahun saka.

Malam pengerupukan juga sekaligus menjadi momen kebersamaan pemuda pemudi.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pawai Ogoh-ogoh Tahun 2021 Kembali Ditiadakan, Ini Tata Cara Melasti di Masa Pandemi

“Setahun sekali membuat kebersamaan di antara kami pemuda pemudi banjar, mengangkat ogoh-ogoh bersama, magambel baleganjur, ada tarian juga. Sekarang ditiadakan, adalah rasa kecewa kami,” katanya.

Terkait hal ini, jika nantinya surat edaran sudah sampai ke desa maupun banjar pihaknya akan melakukan sosialisasi ke anggota STT.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved