Berita Badung
Usai Hari Raya Saraswati, Keluarga Akan Mencari Hari Baik untuk Prosesi Jenazah Ida Bagus Sunartha
"Rencana pihak keluarga usai hari suci Saraswati ini akan dicarikan hari baik untuk prosesi beliau," ujarnya.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Jenazah almarhum Anggota DPRD Badung dapil Abiansemal Ida Bagus Made Sunartha untuk sementara masih dititipkan di kamar jenazah RSD Mangusada.
Bahkan sesuai rencana usai hari Raya Saraswati pihak keluarga akan mencari hari baik untuk prosesi jenazah almarhum
Hal itu pun dikatakan Sekretaris DPRD Badung, I Gusti Agung Made Wardika saat ditemui di kamar jenazah RSD Mangusada.
"Rencana pihak keluarga usai hari suci Saraswati ini akan dicarikan hari baik untuk prosesi beliau," ujarnya.
Baca juga: Jenazah Anggota DPRD Badung Ida Bagus Sunarta Dititipkan di RSD Mangusada, Keluarga Masih Syok
Mendengar informasi almarhum meninggal, dirinya pun langsung menuju RSD Mangusada.
Bahkan terlihat anggota DPRD Badung asal Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi I Made Yudana juga ikut hadir dikamar jenazah.
Dari perbincangan Sekretaris DPRD Badung, I Gusti Agung Made Wardika dengan pihak keluarga terutama Ipar Almarhum Ida Ayu Mas pihak keluarga masih mencari hari baik.
Yang jelas katanya usai hari raya Saraswati yang jatuh pada Sabtu, 30 Januari 2021 atau usai hari raya Pagerwesi yang jatuh pada Hari Rabu, 3 Februari 2021.
"Sementara jenazah almarhum akan dititipkan dulu di RSD Mangusada," kata Agung Made Wardika.
Dirinya juga mengakui jika almarhum memang mempunyai riwayat sakit jantung.
Bahkan rencananya akan memasang ring pada jantungnya.
"Beliau memang memiki riwayat jantung," ucapnya.
Selama di kantor akunya, almarhum tidak pernah mengeluhkan sakit.
Hanya saja almarhum terlihat sering merokok.
Sementara pihak keluarga tidak berkenan untuk dimintai keterangan.
Baca juga: Sebelum Meninggal Dunia, Anggota DPRD Badung Ida Bagus Sunarta Sempat Dirawat 2 Jam di RSD Mangusada
Salah satu keluarga menyarankan untuk tidak menkonfirmasi lebih lanjut.
"Nanti ya, jangan dulu semua keluarga masih syok ini," ujar salah satu keluarga almarhum.
Namun Ipar almarhum Ida Ayu Mas menuturkan selama hidupnya almarhum tidak pernah mengeluh akan sakitnya tersebut.
Bahkan sebelum dikirim ke rumah sakit, almarhum sempat mengaku tidak enak badan.
"Ida Nikain Nyelek keneh. (Almarhum hanya menyebutkan kurang enak badan)," jelasnya.
Setahu dirinya, almarhum langsung diberi oksigen ketika akan diajak ke RSD Mangusada oleh ambulans.
"Langsung diberi oksigen atu. Saat kami telepon ambulans, sudah cepat datang," jelasnya.
Ia pun mengakui, almarhum sempati diberi penanganan dengan dipasangi infus.
Namun sayang nyawa almarhum tidak bisa ditolong.
Untuk diketahui almarhum kini masih menjabat Sekretaris I Komisi II DPRD Badung.
Almarhum kini meninggalkan istrinya Ida Ayu Ketut Suati, dan dua anaknya Ida Ayu Putu Lestari Dewi dan Ida Bagus Made Merta Dewa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sekretaris-dprd-badung-i-gusti-agung-made-wardika-saat-diruang-jenazah-untuk-melihat-almarhum.jpg)