Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Badung

Permintaan Darah di Tengah Pandemi Menurun, UTD PMI Badung Habiskan 5-10 Kantong per Hari

Permintaan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Badung mengalami penurunan ditengah pandemi covid-19

Tayang:
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa/ Humas Badung
Kepala UTD PMI Badung, dr I Made Nurija MKes 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Permintaan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Badung mengalami penurunan ditengah pandemi covid-19.

Hal itu dilihat dari jumah permintan darah pada Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada di setiap harinya.

Penurunan permintaan pun mencapai 50 persen dibandingkan sebelum adanya pandemi covid-19.

Hal itu juga mempengaruhi stok darah di UTD PMI yang juga menjadi turun sebanyak 50 persen.

Baca juga: Stok Darah di Denpasar Tinggal 30 Kantong, PMI Gelar Donor Darah di Mall

"Sama-sama menurun. Kebutuhannya menurun, persediaannya juga menurun.

Situasi pasien non covid-19 di rumah sakit berkurang, begitu juga permintaan darahnya," ujar Kepala UTD PMI Badung, dr I Made Nurija MKes, Minggu 24 Januari 2021.

Dirinya mengatakan stok darah menurun hampir 50 persen dibandingkan masa normal atau sebelum pandemi covid-19.

Hal ini karena kegiatan donor pada unit atau kelompok-kelompok donor juga berkurang selama pandemi.

"Meski semuanya berkurang, namun pemenuhan darah untuk pasien di rumah sakit masih tercukupi.

Jadi  bisa dipenuhi dengan persediaan yang ada," katanya.

Kabid Pelayanan RSD Mangusada itu menjelaskan sebelum pandemi covid-19  permintaan darah per hari sebanyak 20-30 kantong darah.

 Namun saat pandemi covid-19 ini permintaan menjadi turun yakni  5-10 kantong per hari.

"Untuk lebih detailnya saya kurang hafal, karena hari ini tidak memegang datang.

Namun yang jelas kurangnya permintaan seiring penurunan pasien non covid-19 di rumah sakit.

Baca juga: Stok Darah Menipis, UTD PMI Kota Denpasar Adakan Kegiatan Donor Darah

Kami pun menyiapkan darah sesuai kebutuhan, sehingga permintaan berkurang, stok juga menurun,"  jelas dr Nurija.,

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved