Corona di Bali
Update Covid-19 di Bangli: Dua Pasien Meninggal, Kasus Positif Bertambah 21 Orang
Dua warga tersebut asal Banjar Penatahan, Desa Susut, Kecamatan Susut berusia 39 tahun dan warga asal Desa Batur Utara, Kecamatan Kintamani berusia 71
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dalam sehari, kasus kematian warga dengan positif corona mengalami penambahan dua kasus.
Tak hanya kasus kematian, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pun juga mengalami peningkatan hingga 21 kasus.
Berdasarkan update data, keduanya tercatat meninggal pada hari Sabtu 23 Januari 2021.
Dua warga tersebut asal Banjar Penatahan, Desa Susut, Kecamatan Susut berusia 39 tahun dan warga asal Desa Batur Utara, Kecamatan Kintamani berusia 71 tahun.
Baca juga: Sebanyak 2.600 Nakes di Badung Bali Diprediksi Tak Bisa Jalani Vaksinasi Covid-19, Ini Penyebabnya
Humas Gugus Tugas Percepatan Penaggulangan (GTPP) Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa, Minggu 24 Januari 2021 mengungkapkan, warga asal Desa Susut sejatinya meninggal pada hari Jumat 22 Januari 2021.
Pasien tersebut meninggal di ruang IGD RSU Bangli, pada hari yang sama ia dirawat.
Sementara pasien asal Desa Batur Utara, Kintamani, lanjut Dirgayusa, tercatat menjalani perawatan sejak 18 Januari.
Ia terkonfirmasi positif pada tanggal 19 Januari, dan meninggal tanggal 23 Januari pukul 00.00 wita di ruang isolasi RSU Bangli.
"Hasil diagnosa, kedua pasien tersebut mengalami covid-19 gejala berat," sebutnya.
Berdasarkan penambahan data tersebut, Dirgayusa mengatakan jumlah warga yang meninggal dengan positif Covid-19 tercatat sebanyak 43 orang.
Di mana kasus kematian terbanyak berasal dari Kecamatan Kintamani dengan 16 kasus.
"Terbanyak kedua berasal dari Kecamatan Susut dengan 16 kasus, Kecamatan Bangli dengan 8 kasus, dan Kecamatan Tembuku dengan 5 kasus," ungkapnya.
Selain peningkatan kasus kematian, Dirgayusa mengatakan jumlah kasus positif Covid-19 di Bangli juga mengalami penambahan.
Di mana sesuai data per hari Sabtu 23 Januari 2021, tercatat 21 orang terkonfirmasi positif corona.
Baca juga: Update Covid-19 di Bali: Kasus Positif Bertambah 253 Orang, 266 Pasien Sembuh dan 8 Meninggal
Dari jumlah tersebut, penambahan kasus paling banyak berasal dari Kecamatan Kintamani dengan tujuh kasus.
Diantaranya empat orang asal Desa Batur Utara, dan masing-masing satu orang asal Desa Belandingan, Desa Kintamani, dan Desa Sekaan.
Selanjutnya tercatat penambahan enam kasus positif asal Kecamatan Bangli.
Dua orang diantaranya berasal dari Desa Tamanbali dan Kelurahan Kawan, serta masing-masing satu orang asal Kelurahan Cempaga dan Desa Kayubihi.
Jumlah yang sama juga tercatat pada penambahan kasus di Kecamatan Susut.
Di mana empat orang terkonfirmasi positif corona berasal dari Desa Susut, serta masing-masing satu orang asal Desa Sulahan dan Desa Abuan.
"Sementara di Kecamatan Tembuku tercatat penambahan dua kasus. Yakni asal Desa Peninjoan dan Desa Bangbang," sebutnya.
Dirgayusa juga Kadis Kominfosan Bangli itu mengatakan, dengan penambahan 21 kasus ini, total warga yang menjalani perawatan tercatat sebanyak 90 orang.
Sedangkan jumlah akumulasi kasus positif di Bangli, tercatat sebanyak 1110 kasus.
"Dari total kasus ini, 977 orang telah dinyatakan sembuh.
Angka kesembuhan ini meningkat sebanyak enam orang, yang berasal dari Desa Bunutin, Bangli sebanyak dua orang, serta masing-masing satu orang asal Desa Tamanbali, Kelurahan Bebalang, Kelurahan Kawan, dan Desa Demulih, Kecamatan Susut," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/humas-gtpp-covid-19-bangli-i-wayan-dirgayusa-mnh.jpg)