3 Hari Pencarian, Akhirnya Jasad Pemuda yang Diterkam Buaya Ditemukan, Tubuh Sudah Tidak Utuh Lagi

Setelah tiga hari proses pencarian, akhirnya jasad pemuda yang diterkam buaya sepanjang 6 meter ditemukan, namun dalam kondisi tidak utuh

Editor: Irma Budiarti
Dok Basarnas Belitung
Proses evakuasi jenazah korban terkaman buaya oleh Tim SAR Gabungan teluk merambai Tanjung Labun, Desa Limbongan, Gantung Belitung Timur, Rabu 27 Januari 2021. Setelah tiga hari proses pencarian, akhirnya jasad pemuda yang diterkam buaya sepanjang 6 meter ditemukan, namun dalam kondisi tidak utuh. 

Sebelumnya seekor buaya berukuran panjang sekitar 6 meter menerkam Dandi, warga Belitung Timur, Senin 25 Januari 2021.

Dandi tiba-tiba diterkam buaya saat sedang memancing di Teluk Merambai, Tanjunglabun, Desa Limbongan, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Paman korban, Bani menjadi saksi bagaimana keponakannya tersebut diserang buaya.

Saat kejadian, Bani berada sekitar 50 meter dari korban buaya ganas tersebut.

Bani melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana buaya besar itu menerkam bagian pinggang dan menyeret keponakannya.

Dia melihat langsung keponakannya sempat timbul, lalu tenggelam lagi diseret buaya buas tersebut.

"Tidak tega saya ke tempat itu lagi. Kemarin sekitar setengah empat sore, saya sempat melihat, pertama saya lihat tangan, kemudian buaya itu mengangkat badan (korban) menghadap saya, lalu tenggelam, timbul lagi di tengah," ucap Bani, Selasa 26 Januari 2021.

Bani juga sempat berteriak ke arah buaya itu, dia meminta agar keponakannya dilepaskan.

Menurut dia, saat itu keponakannya sudah tak berdaya.

"Lepaskan," ujar Bani menirukan teriakannya.

Jasad Istri Ditemukan di Mulut Buaya, Kecurigaan Memuncak saat Lihat Kondisi Sandal Korban

Empat Dukun Dikerahkan

Empat dukun melakukan ritual adat untuk mencari Dandi (20).

Keempat dukun atau tokoh adat ini dilibatkan karena daerah tersebut merupakan perbatasan teritorial.

Keempat dukun ini adalah Kik Sadi (Dukun Kampong Limbongan), Dukun Air, dan Dukun Buaya Desa Batu Penyu dan Dukun Air Kampong Batu Air.

Saat proses pencarian, dukun tampak turun ke perairan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved