Peristiwa Perampokan di Denpasar
Dua Kali Terjadi Perampokan, Karyawan SPBU Benoa Denpasar Mengaku Trauma
SPBU Benoa Denpasar dua kali mengalami perampokan, karyawan mengaku trauma
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Irma Budiarti
Dalam ancaman sajam, petugas SPBU yang seorang wanita itu pun memberikan tas diduga berisi uang hasil penjualan SPBU.
Video CCTV ini pun beredar di grup-grup WhatsApp dan viral di sosial media.
Saat dikonfirmasi Tribun Bali, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, mengaku pihaknya sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kombes Pol Djuhandhani menyampaikan beberapa poin hasil olah TKP pihak kepolisian.
"Pelaku single, menggunakan senjata samurai. Pelaku pakai masker dan helm. Motor dengan plat nomor dilepas," bebernya.
Kondisi di TKP
Seperti diberitakan aksi pencurian kembali terjadi dan terulang di SPBU 54.801.51 Jl. Raya Pelabuhan Benoa, Kamis 28 Januari 2021 malam.
Dari keterangan yang didapat Tribun Bali, kejadian terjadi sekira pukul 19.54 Wita.
Yang mana terduga pelaku membawa sepeda motor dan mengisi bahan bakar.
Terduga pelaku memakai jaket hitam dan helm hitam terekam dalam kamera CCTV usai mengisi bahan bakar.
• 6 Fakta Perampokan SPBU di Denpasar Bali, Pria Misterius Berpedang dan Aksi Terekam CCTV
Lalu menodongkan senjata tajam kepada petugas SPBU yang tengah duduk.
Dalam ancaman petugas SPBU pun memberikan tas yang diduga berisi uang hasil penjualan SPBU tersebut.
Pantauan Tribun Bali pada sekira pukul 22.45 Wita di lokasi SPBU tersebut sepi dan lampu dalam kondisi dimatikan.
Akses masuk dan keluar SPBU pun dipasang rantai besi yang melintang menandakan SPBU sudah tutup.
Sebelumnya, SPBU tersebut juga mengalami pencurian pada bulan November tahun 2020 lalu dan pelaku sudah berhasil diamankan Polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-spbu-benoa-denpasar-bali-jumat-29-januari-2021.jpg)