Berita Denpasar
Perampokan di Bali Kembali Terjadi, Pria Berpedang Katana Rampok SPBU di Benoa Denpasar
Peristiwa perampokan di Bali, Khususnya di Kota Denpasar kembali terjadi lagi di sebuah SPBU.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Peristiwa perampokan di Bali, Khususnya di Kota Denpasar kembali terjadi lagi di sebuah SPBU.
SPBU 54.801.51 di Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Kota Denpasar, pada Kamis 28 Januari 2021 sekira pukul 19.54 Wita, dirampok oleh pria bersenjata pedang katana (samurai).
Di lokasi yang sama pada 2020 lalu juga diketahui pernah mengalami peristiwa serupa.
• Begini Cara Polisi Tangkap Pelaku Perampokan di SPBU Benoa
• Fakta Perampokan Truk di Lampung, 2 Oknum Polisi Ini Terlibat & Anggota DPRD Ini Jadi Penadah
• Detik-detik Peristiwa Perampokan di SPBU Benoa Denpasar, Pelaku Seorang Diri dan Bersenjata Samurai
Diduga pelaku melakukan aksinya seorang diri dan membawa senjata tajam.
Berdasar informasi yang dihimpun, terduga pelaku datang mengendarai sepeda motor dan mengisi bahan bakar.
Ia memakai jaket hitam dan helm hitam.
Terekam dalam kamera CCTV usai mengisi bahan bakar, ia menodongkan senjata tajam kepada petugas SPBU yang tengah duduk.
Dalam ancaman sajam, petugas SPBU yang seorang wanita itupun memberikan tas yang diduga berisi uang hasil penjualan SPBU.
Video CCTV ini pun beredar di grup-grup WhatsApp dan viral di sosial media.
Pantauan Tribun Bali pada sekira pukul 22.45 Wita di lokasi SPBU tersebut,sepi dan lampu dalam kondisi dimatikan.
Akses masuk dan keluar SPBU pun dipasang rantai besi yang melintang menandakan SPBU sudah tutup.
• Pelaku Perampokan di SPBU Benoa Ditangkap, Beraksi Pakai Pistol Mainan
• Indrayani Trauma Jadi Korban Perampokan Bersenjata di SPBU Benoa, Ini Ceritanya
• Indrayani Mengaku Trauma Setelah Jadi Korban Pelaku Perampokan Bersenjata di SPBU Benoa
Sebelumnya SPBU tersebut juga mengalami perampokan pada November tahun 2020 lalu, dan pelaku sudah diamankan polisi.
Saat dikonfirmasi Tribun Bali, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro,mengaku pihaknya sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Saya di TKP," katanya.
Kombes Pol Djuhandhani menyampaikan beberapa poin hasil olah TKP pihak kepolisian.
"Pelaku single, menggunakan senjata samurai. Pelaku pakai masker dan helm, motor dengan plat nomor dilepas," bebernya. (zae/ian)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tangkapan-layar-cctv-peristiwa-perampokan-dengan-senjata-samurai-di-spbu-kawasan-benoa.jpg)