Corona di Bali
Badung Berencana Tambah 100 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Ruang Isolasi RSD Mangusada
Pemerintah kabupaten Badung berencana akan menambah tempat tidur untuk ruang isolasi covid-19.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pemerintah kabupaten Badung berencana akan menambah tempat tidur di ruang isolasi covid-19.
Bahkan pemerintah setempat berencana akan memanfaatkan Gedung D atau gedung yang baru di RSD Mangusada sebagai tempat isolasi.
Penambahan ruang isolasi dilakukan lantaran Bed Occupancy Rate (BOR) atau persentase penggunaan tempat tidur untuk isolasi pasien covid-19 di Badung sudah hampir penuh.
Bahkan penuhnya tempat isolasi tersebut, menjadi salah satu parameter sehingga Badung masih masuk PPKM
• Jumlah Ruang Isolasi di Karangasem Bali Masih Cukup Untuk Tampung Pasien Covid-19
Bahkan penambahan ruang isolasi itu pun disebutkan oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada dalam beberapa kesempatan.
Ia menyebutkan akan menambah kapasitas 100 tempat tidur untuk isolasi covid-19 di gedung baru RSD Mangusada.
Kendati demikian, penambahan tempat tidur saja tidak akan menyelesaikan masalah.
Sebab dari hasil temuan di lapangan, penambahan kasus positif covid-19 di Gumi Keris didominasi oleh klaster keluarga, upacara agama, serta tempat kerja.
"Kendala kita di Badung adalah BOR rumah sakit. Data terakhir menunjukkan, tingkat keterisian ruang isolasi pasien covid-19 di angka 92 persen. Sedangkan di ICU sudah 100 persen.
Ini menjadi salah satu parameter kita sehingga masih masuk PPKM,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, dr I Nyoman Gunarta, Minggu 31 Januari 2021.
Dikatakan, untuk ruang perawatan di RSD Mangusada yang selama ini sudah dimanfaatkan sebagai ruang isolasi antara lain Ruang Oleg, Ruang Janger, IGD, dan Ruang ICU.
Mantan Dirut RSD Mangusada itu mengatakan dengan penambahan gedung seperti yang dijanjikan Bupati Giri Prasta itu, dapat menjadi langkah preventif sekaligus bisa menjadi cara untuk Badung tidak lagi masuk kategori PPKM.
Seperti yang diungkapkan Bupati Giri Prasta saat menerima vaksin covid-19 dosis kedua, pembahasan penambahan tempat tidur akan dilakukan pada perubahan APBD pada Februari 2021.
"Mudah-mudahan bulan Februari sudah mulai pembahasan untuk melengkapi kelengkapan gedung baru ini," kata dr Gunarta.
• Kasus Covid-19 di Bali Melonjak, Ruang Isolasi RSUP Sanglah & RSUD Wangaya Denpasar Masih Mencukupi
Pihaknya pun berharap nanti setelah ada penambahan gedung yang dikatakan Bupati, bisa menjadi salah satu jalan untuk lepas dari PPKM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kadiskes-kabupaten-badungdr-nyoman-gunarta-mhndg.jpg)