Warga Percaya Air Rendaman Batu Meteorit Berkhasiat, Ahli: Gak Ada, Justru Bisa Menyebabkan Kanker
Warga setempat memercayai bahwa air rendaman batu meteorit itu berkhasiat untuk kesehatan, namun peneliti mengatakan itu tidak benar
TRIBUN-BALI.COM - Warga setempat memercayai bahwa air rendaman batu meteorit itu berkhasiat untuk kesehatan.
Namun peneliti mengatakan bahwa kepercayaan itu tidak benar.
Bahkan air rendaman batu meteorit itu justru bisa menyebabkan kanker.
Sekitar tiga hari lalu, sebuah batu meteorit jatuh menimpa rumah warga di Dusun Astomulyo, Desa Mulyodadi, Punggur, Lampung Tengah.
Namun, kini polisi secara tegas meminta batu tersebut disimpan dan ditutup.
• Dibarengi Suara Dentuman Keras Batu Meteor Hantam Atap Rumah Warga, Mujilah: Batunya Keluarkan Asap
Sebab, batu yang ditemukan oleh sang pemilik rumah yang bernama Munjilah itu telah menimbulkan kerumunan di tengah pandemi.
Kepala Dusun 5 Edi Kurniawan mengemukakan, petugas Polsek setempat mendatangi rumah Munjilah pasca-temuan batu meteorit.
Sebab, batu itu menarik perhatian warga hingga menimbulkan kerumunan.
"Polisi bilang supaya tidak ada keramaian.
Karena masih Covid-19 supaya (batu) ditutup," ujar dia.
Ternyata, ada penyebab yang membuat warga berbondong-bondong ke rumah Munjilah.
Mereka menganggap, batu meteorit itu memiliki tuah.
Air Rendaman Diminum hingga Dibalurkan
Edi mengemukakan, ada sejumlah warga yang sengaja datang untuk mengambil air rendaman batu meteorit.
"Ada warga yang bilang, batu itu direndam di akuarium.
• Ini 4 Hal Yang Mungkin Belum Anda Ketahui Terkait Meteor di Buleleng Yang Picu Dentuman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/batu-meteorit-yang-menghantam-rumah-warga-di-lampung-tengah.jpg)