Breaking News:

Berita Buleleng

Ini 4 Hal Yang Mungkin Belum Anda Ketahui Terkait Meteor di Buleleng Yang Picu Dentuman

Jejak cahaya dan munculnya suara dentuman terjadi hampir bersamaan, demikian menurut laporan sejumlah warga Buleleng.

Pixabay/Free-Photos
Ilustrasi meteor jatuh. Meteor berukuran besar atau dikenal juga sebagai bolide atau fireball bisa jadi masuk ke atmosfer, terbakar, dan jatuh di dekat Buleleng. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Munculnya suara dentuman yang terdengar sangat keras di wilayah Buleleng pada Minggu 24 Januari 2021 ternyata didahului oleh adanya jejak cahaya di langit.

Jejak cahaya muncul hampir bersamaan dengan suara dentuman, demikian menurut laporan sejumlah warga Buleleng.

Dikutip Tribun Bali dari laman resmi LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional), Senin 25 Januari 2021, disebutkan memang ada kemungkinan bahwa kejadian tersebut merupakan kejadian benda jatuh antariksa, yakni meteor.

Benda antariksa ini tidak mengandung unsur radioaktif yang membahayakan, mineral yang terkandung dalam meteor pun tidak berbahaya bagi lingkungan.

Baca juga: Jejak Cahaya di Langit Bali dan Dentuman Keras, LAPAN: Kemungkinan Meteor Besar Jatuh Dekat Buleleng

Saat terjadi dentuman, sensor gempa di Stasiun BMKG di Singaraja mendeteksi adanya anomali getaran selama sekitar 20 detik mulai pukul 10.27 WITA.

Disebutkan, getaran tersebut memiliki intensitas sekitar 1,1 magnitudo.

Astronom sekaligus Peneliti Madya LAPAN, Dr. Rhorom Priyatikanto mengatakan sistem pemantauan orbit.sains.lapan.go.id tidak menunjukkan adanya benda artifisial atau sampah antariksa yang diperkirakan melintas rendah atau jatuh di wilayah Indonesia.

Hal ini memperbesar kemungkinan bahwa kejadian yang teramati di Buleleng berkaitan dengan benda alamiah.

Baca juga: Ihwal Watugunung Runtuh hingga Kronologi Meteor Jatuh yang Dentumannya Terdengar di Buleleng

Berikut ini empat hal yang mungkin perlu Anda ketahui terkait jatuhnya meteor ke Bumi, termasuk yang diduga kuat jatuh di Buleleng, sebagaimana diolah dari berita di laman LAPAN tersebut:

1) Meteor berukuran besar atau dikenal juga sebagai bolide atau fireball bisa jadi masuk ke atmosfer, terbakar, dan jatuh di dekat Buleleng.

Halaman
1234
Editor: Sunarko
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved