Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bangli

6 Orang di Kintamani Bali Tersambar Petir, 1 Orang Tewas Kepala Membentur Tembok, Ini Kronologinya

Informasi yang dihimpun, musibah tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 17.30 wita. Indah yang kala itu usai mandi, berniat menghangatkan badan

Tayang:
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Kambali
istimewa
Jenazah Ni Komang Indah yang meninggal dunia tersambar petir. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Sejumlah wilayah di Bali mengalami hujan dengan intensitas tinggi. 

Termasuk di wilayah Kabupaten Bangli, Bali.

Bahkan hujan deras disertai kilatan petir yang terjadi di wilayah Kabupaten Bangli menyebabkan seorang wanita asal Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli meninggal dunia pada Selasa, 2 Februari 2021.

Informasi yang diperoleh Tribun Bali, warga yang diketahui bernama Ni Komang Indah itu, meninggal akibat tersambar petir.

Informasi yang dihimpun, musibah tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 17.30 wita.

Kronologi Seorang Ibu Tewas Tersambar Petir di Kintamani Bali, Awalnya Menghangatkan Badan

Indah yang kala itu usai mandi, berniat untuk menghangatkan badan di gubuk miliknya.

Lantaran kondisi cuaca di sekitar sedang hujan deras dan dingin.

Saat sedang menghangatkan badan pada tempat perapian, tiba-tiba petir menyambar dan seketika perempuan 25 tahun itu tersungkur tak sadarkan diri.

Kronologi kejadian

Kepala Dusun Desa Pinggan, Kabupaten Bangli, I Nyoman Nyangleg ketika dikonfirmasi Rabu, 3 Februari 2021 membenarkan ihwal musibah tersebut.

Nyangleg mengatakan, Desa Pinggan yang merupakan daerah dingin, rata-rata masyarakatnya memiliki perapian untuk menghangatkan badan.

BREAKING NEWS - Seorang Ibu Dua Anak Asal Pinggan Kintamani Bali Tewas Tersambar Petir

“Saat itu ada enam orang, termasuk korban yang menghangatkan badan di tempat itu.

Mereka duduknya juga berdekatan.

Namun mungkin sudah kehendak Tuhan, karena dari enam orang hanya satu yang mengalami dampak fatal.

Kepala korban juga membentur tembok batako. Sedangkan yang lainnya hanya terpental saja,” jelas Nyangleg.

Heboh Suara Dentuman di Malang Terdengar Berkali-kali, BMKG: Bukan Getaran Gempa Bumi atau Petir

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved