Breaking News:

Berita Jembrana

250 Orang Tenaga Medis di Jembrana Bali Belum Divaksin Covid-19 Tahap Pertama

83 orang belum hadir dan 167 orang lagi dinyatakan tidak lolos screening. Rinciannya yang tidak lolos screening itu, 126  orang ditunda , dan 41 orang

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi vaksin Covid-19. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Vaksinasi tahap I untuk tenaga kesehatan (Nakes) Jembrana, sudah selesai.

Hanya saja, ada sekitar 250 nakes tidak lolos screening, Bupati Jembrana I Putu Artha pun meminta untuk dipakai kepada instansi khususnya bagian pelayanan yang saat ini masih tersisa tersebut. 

Menurut Artha, ketika diperbolehkan agar vaksin yang tak jadi dipakai tersebut bisa digunakan untuk instansi-instansi pemerintahan terkhusus di bagian pelayanan seperti perijinan, dukcapil, social dan lainnya guna pelayanan yang lebih baik lagi kedepannya.

Sedangkan, vaksinasi covid-19 tahap kedua untuk tenaga kesehatan akan digelar pada 13 Februari mendatang, Bupati Artha tetap optimis proses vaksinasi bisa sesuai jadwal yang sudah ditentukan. 

“Sementara khusus vaksinasi untuk masyarakat, rencananya dimulai di bulan ketiga Maret tahun ini,” ucapnya Kamis 04 Februari 2021.

Esok, Nakes di Denpasar Bali Ikut Vaksin Covid-19 Massal, Tak Perlu Nunggu SMS

Israel Berbaik Hati Beri 5.000 Dosis Vaksin Covid-19 bagi Warga Palestina

Memiliki Tensi Tinggi, Bupati Jembrana Artha Gagal Suntik Vaksin Covid-19

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jembrana yang juga Plt Direktur RSU Negara dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwatha mengaku, belum semua tenaga medis Jembrana bisa divaksin pada tahap pertama.

Sebagian dari mereka tidak lolos screening sebagai syarat bisa divaksin dengan berbagai alasan . 

“Ada yang masih tertunda. Mereka tidak lolos screening dan uji kesehatan. Kita sedang siapkan jadwal pengganti, mudah-mudahan berikutnya bisa lolos,” ungkapnya.

Dari data yang dihimpunnya hingga hari ini sebanyak 1488 tenaga medis sudah diberikan vaksin.

Jumlah itu masih kurang dari target pemerintah pusat kepada tenaga medis Jembrana yang sudah terdaftar di e-tiket totalnya berjumlah 1738.

Hingga hari ini, sebanyak 250 orang tenaga medis Jembrana belum bisa divaksin.

Dari jumlah itu sebanyak 83 orang belum hadir dan 167 orang lagi dinyatakan tidak lolos screening. Rinciannya yang tidak lolos screening itu, 126  orang ditunda , dan 41 orang dinyatakan ditolak (kontradiksi).

“Bagi yang belum datang, kita pusatkan vaksinasi jumat besok (5/2)  di RSU Negara. Pemusatan itu tujuannya agar memudahkan  pengaturan logistik,” pungkasnya. 

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved