Breaking News:

Corona di Bali

Tidak Ditemukan KIPI, RSUD Wangaya Telah Vaksin Nakes Sebanyak 763 Orang

Hingga saat ini, tenaga kesehatan di RSUD Wangaya telah tervaksin sebanyak 763 orang atau sekitar 79 persen. 

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi vaksin Covid-19 - tidak Ditemukan KIPI, RSUD Wangaya Telah Vaksin Nakes Sebanyak 763 Orang 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Hingga saat ini, tenaga kesehatan di RSUD Wangaya telah tervaksin sebanyak 763 orang atau sekitar 79 persen. 

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kasubag Hukum dan Humas RSUD Wangaya Kota Denpasar, A.A. Ngurah Suastika pada, Kamis (4 Februari 2021). 

Dari keseluruhan nakes yang terdaftar, ia menyampaikan, belum ada yang mengalami kendala seperti gagal vaksin atau KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi). 

“Sementara dari 763 orang nakes RSUD Wangaya Denpasar semuanya bisa divaksin,” katanya. 

Update Covid-19 di Bali 4 Februari 2021, Positif: 216 Orang, Sembuh: 365 Orang & Meninggal: 9 Orang

Kadinkes Bali Sebut Banyak Nakes Tidak Lolos Screening Vaksinasi Covid-19 Akibat Miliki Hipertensi

Selain itu, pihaknya juga menyebutkan belum menemukan KIPI. 

“Total nakes RSUD Wangaya yang terdaftar sebanyak 965 orang. Sampai sekarang vaksinasi terus berlanjut,” imbuhnya. 

Masih Ada WNA Positif Covid-19

Masih Ada Kasus WNA Yang Positif Covid-19, Suarjaya Katakan WNA Tersebut Yang Masih Stay Di Bali

Sementara hingga saat ini masih ditemukan kasus WNA yang positif Covid-19.

Ketika dikonfirmasi, dr. Ketut Suarjaya selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengatakan sebagian WNA tersebut merupakan WNA 6 yang masih stay atau tinggal di Bali. 

589 Nakes Telah Divaksinasi Covid-19 Massal di Denpasar Bali, 81 Nakes Ditunda

Hotel Dijual Bermunculan di Marketplace Saat Pandemi Covid-19, Ada yang Dijual Rp 2,7 Triliun 

"Mereka masih berada di Bali tapi kalau saya lihat datanya tidak banyak. Itu ada dikonfirmasi positif saat mereka masih ada di Bali. Karena ada beberapa WNA yang belum bisa balik ke Negaranya. Sehingga masih berdiam di Bali. Ini ada beberapa yang terkena," ujarnya pada, Kamis (4 Februari 2021). 

WNA yang positif tersebut beberapa ada yang OTG dan ada yang bergejala.

Sementara di Kuta Utara didominasi oleh WNA yang tidak mematuhi prokes.

Menurut Suarjaya, sementara kasus di Bali untuk WNA masih lumayan sedikit. 

Update Covid-19 di Jembrana Bali 3 Februari 2021, Satu Pasien di RSU Negara Meninggal Dunia

"Itu tidak ada korelasinya. Tapi kita bersama-sama harus menuntaskan ini. Jangan sampai karena dia WNA kita tidak berani atau tidak mau menegur. Semua masyarakat wajib hukumnya untuk menaati prokes."

"Kebetulan saja dia tidak kena. Mungkin belum kena atau imunnya masih baik. Karena tidak di-swab juga kalau diswab mungkin saja dia OTG itu kita tidak tahu. Kalau mau lihat korelasinya harus dites swab," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved