Berita Jembrana

Penyu Hijau Mati dan Terdampar di Pantai Yehembang Jembrana Bali hingga Jadi Perhatian Warga Sekitar

Seekor penyu hijau ditemukan mati terdampar di Pantai Yehembang, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali.

istimewa
Penyu hijau yang terdampar di pantai Yehembang Senin 8 Februari 2021 pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Seekor penyu hijau ditemukan mati terdampar di Pantai Yehembang, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali.

Penyu hijau itu mati dengan menimbulkan bau busuk di pinggiran pantai.

 Penyu yang mati ini merupakan kejadian kali pertama pada awal tahun 2021 ini.

Informasi yang dihimpun, penyu hijau mati ini ditemukan pertama kali oleh I Made Wijana, 45 tahun dan I Ketut Juliana 45 tahun, sekira pukul 08.00 Wita.

Tujuh Terdakwa Penyelundup 36 Ekor Penyu Hijau Menjalani Sidang Perdana

Penyu itu menimbulkan bau busuk sehingga mengundang beberapa anak-anak yang melihatnya, dan melaporkan kepada warga.

Menurut I Made Wijana, saksi mata penemuan, bahwa dirinya tinggal di dekat pantai.

Nah, saat itu, ada beberapa anak-anak warga di sana yang berteriak di pantai "ada penyu".

Kemudian, ia dan rekannya mengecek penyu tersebut.

Dan ternyata memang benar ada penyu terdampar dan sudah dalam keadaan mati.

Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Mendoyo.

Beberapa menit kemudian petugas Polsek Mendoyo tiba dilokasi dan langsung mengecek keberadaan penyu tersebut.

“Jadi ada anak-anak teriak. Terus saya cek ternyata benar.

Langsung lapor ke Polsek (Mapolsek Mendoyo),” ucapnya, Senin 8 Februari 2021.

Sementara itu, Kapolsek Mendoyo I Made Karsa, mengatakan, memang benar ada penemuan seekor penyu yang terdampar di pesisir Pantai Yehembang, yang ditemukan oleh warga.

Seekor Penyu Belimbing Terdampar dan Mati di Pantai Perancak Jembrana

Penyu yang terdampar tersebut merupakan berjenis penyu hijau dengan panjang 94 cm, lebar centimeter serta panjang dari kepala hingga ekor 165 centimeter.

Pihaknya sudah berkordinasi dengan Resort KSDA Jembrana dan diperbolehkan untuk dikubur, selanjutnya penyu hijau tersebut dikubur oleh petugas dibantu oleh warga setempat

“Langsung kami kubur karena menimbulkan bau busuk,” bebernya. (*).

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved