Breaking News:

Berita klungkung

DPRD Klungkung Rapat Bahas Optimalisasi Pelayanan PDAM, Cari Solusi Lain Jika Pinjaman PEN Tak Cair

Rapat dimulai sekira pukul 09.30 Wita, dan dibuka langsung Ketua DPRD Klungkung AA Gde Anom, dan didampingi  Wakil Ketua I Wayan Baru.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Rapat Koordinasi Bapemperda, Komisi III dan PDAM terkait Masterplan setelah Menjadi Perumda di Kantor DPRD Klungkung, Selasa (9/2/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Komisi III dan Bapemperda melakukan rapat koordinasi dengan PDAM di Kantor DPRD Klungkung, Selasa 9 Februari 2021.

Rapat ini untuk membahas perihal masterplan PDAM Klungkung, pasca menjadi Perusahaan Umum Daerah.

Rapat dimulai sekira pukul 09.30 Wita, dan dibuka langsung Ketua DPRD Klungkung AA Gde Anom, dan didampingi  Wakil Ketua I Wayan Baru.

Sementara dari eksekutif dihadiri Asisten II  (Administrasi Perekonomian dan Pembangunan) Setda Klungkung,  Luh Ketut Ari Citrawati.

Biaya Operasional Membengkak, PDAM Klungkung Rugi Sekitar Rp 2 Miliar Pertahun

 Sementara dari PDAM, dihadiri langsung I Nyoman Renin dan jajarannya.

Rapat diawali dengan pemaparan Dirut PDAM I Nyoman Renin prihal masterplan PDAM kedepan, hingga kendala yang dihadapi saat ini.

Pada intinya dalam pemaparannya, master plan PDAM Klungkung kedepan mewujudkan layanan 100 persen air bersih pada tahun 2023, dengan mengandalkan pinjaman dari program PEN (Pembangunan Ekonomi Nasional) senilai sekitar Rp 74 Miliar.

 Pinjaman itu selain dilakukan untuk optimalisasi sumber mata air, juga untuk penambahan jaringan di Klungkung daratan, serta wilayah Nusa Penida.

Setelah pemaparan tersebut, beberapa anggota dewan menyampaikan pandangannya terkait rencana PDAM kedepan.

Seperti yang diungkapkan Gede Artison Andarawata.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved