Breaking News:

Berita Karangasem

BPBD Turunkan Alat Berat Untuk Evakuasi Material Longsor di Desa Bunutan Karangasem Bali

"Tidak bisa manual, harus memakai alat berat. Tadi mengunakan alat berat  rekanan BPBD. Petugas BPBD Karangasem melakukan pengawasan pengerjaan tanah

Tribun Bali/Saiful Rohim
Petugas BPBD Kab. Karangasem melakukan pengawasan evakuasi tanah longsor di Banjar Cangwang, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kamis (11/2). 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem menurun alat berat untuk evakuasi material longsor di Banjar Dinas Cangwang, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kab. Karangasem Kamis (11 Februari 2021) pagi.

Alat  berat diturunkan dikarenakn material cukup banyak.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengungkapkan, longsor terjadi,Jumat (5 Februari 2021) sekitar pukul 16.30 wita.

Penanggann untuk sementara dihentikn karena tak bisa dilakukan secara manual. Saat itu warga dan petugas sempat evakuasi mengunankan peralatan seadanya. 

"Tidak bisa manual, harus memakai alat berat. Tadi mengunakan alat berat  rekanan BPBD. Petugas BPBD Karangasem melakukan pengawasan pengerjaan tanah longsor yang menutupi jalan kabupaten," ungkap Arimbawa.

Tanah Longsor Tutup Badan Jalan di Tabanan, Tiang Listrik Roboh dan Kabel Wifi Putus

Rumah Putu Merta Rusak Berat Diterjang Tanah Longsor, BPBD dan PMI Buleleng Beri Bantuan

Dalam Dua Hari, 5 Bencana Alam Terjadi di Tabanan, Pohon Tumbang hingga Tanah Longsor

Pejabat dari Singaraja mengatakan, pengerjaan untuk mngevakuasi material longsor memakai 1 unit alat berat.

Sementara pengerjaan dihentikan karena sudah turun hujan di sekitar lokasi kejadian.

Rencananya pengerjaan akaan dilanjutkan, Minggu (14 Februari 2021), mengingat material  masih ada sekitar lokasi. 

"Pengerjaan akan dilanjutkan Minggu (14 Februari 2021). Kalau besok tak bisa karena ada Nyepi adat di daerah tersebut dan lusanya Hri Raya Tumpek Landep. Maka disepakati 3 hari lagi," jelas IB Ketut Arimbawa, mantan Kabid Pemadaam Kebakaran (Damkar) Karangasem. 

Ditambahkan, untuk  saat ini akses jalan baru bisa dilewati pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Sedangkan kendaraan roda empat belum bisa melintas karena sebagian material msih ada dilokasi kejadian.

Pihaknya  berharap material bisa segera dievakuasi agar aktivitas warga berjalan lancar.

IB Arimbawa meminta warga untuk tetap waspada dan hati - hati.

Mengingat cuaca belakangan ini cukup ekstrem dan mengkhawatirkan. Sering turun hujan dengan  intensitas cukup lama, &  disertai angin kencang."Wrga harus jauhi pohon serta tebing saat turun hujan,"taambah IB Ketut Arimbawa.

BPBD Karangasem juga telah edarkan surat himbauan tiap desa melalui Camat untuk tetap waspada. Dilarang mendekati daerah tebing berpotensi longsor saat hujan datang, brserta pohon tumbang. BPBD telah koordinasi dengan instansi terkait untuk antisipasi hal - hal yang tidak diinginkan.

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved