Cerita Menparekraf Sandiaga Uno Pernah di PHK Akibat Krisis, Hingga Berbalik Sukses Bangun Bisnis

Saya masuk ke dalam kantor saya waktu itu, saya berkantor di Singapura ada secarik kertas di atas meja yang menyatakan bahwa saya di PHK

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Menparekraf saat hadiri Rakerda PHRI Bali di Ubud 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, GIANYAR - Kondisi seperti sekarang ini (pandemi Covid-19) kemudian banyak pekerja di PHK, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno teringat saat tahun 1997 silam yang di- PHK.

"Teringat saya waktu saya kehilangan pekerjaan, saya di PHK tahun 1997 kalau tidak salah.

Saya masuk ke dalam kantor saya waktu itu, saya berkantor di Singapura ada secarik kertas di atas meja yang menyatakan bahwa saya di PHK.

 Ini adalah satu pukulan, satu hempasan yang sangat dahsyat," ungkap Menparekraf Sandiaga Uno saat menghadiri Rakerda PHRI Bali di Ubud, Kamis 11 Februari 2021.

Terkait Tindak Lanjut Stimulus Senilai Rp 9,9 Triliun Bagi Pelaku Parekraf Bali,Ini Kata Menparekraf

Setelah mendapatkan surat PHK itu, akhinya Sandiaga Uno kembali pulang ke Indonesia dan karena pada saat itu tidak memungkinkan bisa mendapatkan pekerjaan akhirnya dirinya mendirikan usaha.

“Usaha saya, saya mulai dari kami hanya bertiga waktu itu dan bergerak di bidang konsultan keuangan.

Namun justru saat ada krisis tahun 1997 dan 1998 saya memulai bisnis, akhirnya bisnis yang saya dirikan lebih dari 20 tahun lalu sekarang sudah bisa eksis menjadi perusahaan investasi terbesar di Asia Tenggara.

Dan membuka lapangan kerja bagi lebih dari 30 ribu," ungkap Menparekraf Sandiaga Uno.

Lanjutnya, saat ini perekonomian Indonesia terkontraksi cukup tinggi berarti semua pihak harus berinovasi, beradaptasi dan berkreasi karena bisa dilihat bahwa badai ini betul-betul menghantam disetiap lini pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Tapi kita harus yakin badai pasti berlalu, kita harus yakin dipenghujung badai nanti esok hari pasti kita akan ada menemukan pelangi yang amat indah.

Dibalik berbagai kesulitan pasti akan ada kemudahan-kemudahan.

Dan kita harus yakin bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa tidak akan memberikan ujian kepada mahluk nya diluar batas kemampuannya, jadi pasti kita akan ada solusi-solusi dan mudah-mudahan kita bisa lakukan bersama," tuturnya.

Dan ia sangat optimis gerak cepat yang dilakukannya selama 1,5 bulan terakhir melanjutkan hasil kerja dari pendahulunya, Wishnutama.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved