Breaking News:

Berita Tabanan

Dua Desa di Tabanan Masuk Zona Merah, Terjadi Tambahan Minimal 10 Kasus Tiap Harinya

Dua Desa di Tabanan Masuk Zona Merah, Terjadi Tambahan Minimal 10 Kasus Tiap Harinya, Satgas Lakukan Pemetaan Kasus Positif Per Desa

Istimewa
Suasana saat Satgas Penanganan Covid-19 Tabanan melaksanakaan kegiatan pengawasana prokes dan rapid antigen secara acak beberapa hari lalu - Dua Desa di Tabanan Masuk Zona Merah, Terjadi Tambahan Minimal 10 Kasus Tiap Harinya 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pasca adanya instruksi SE Mendagri Nomor 3 tahun 2021 tentang PPKM Berbasis Mikro, Satgas Penanganan Tabanan telah melakukan pendataan/pemetaaan wilayah terkait status desa yang wajib menerapkannya.

Dari hasil tersebut, ada dua desa di Tabanan, Bali, yang masuk kategori zona merah atau terjadi penambahan di atas 10 kasus baru setiap harinya berturut-turut.

Dua desa ini akan menerapkan PPKM Berbasis Mikro selama 14 hari.

Adalah Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan dan Desa Banjar Anyar, kecamatan Kediri.

Kasus Covid-19 Menular dari Rumah ke Rumah, Buleleng dan Bangli Akhirnya Terapkan PPKM Mikro

Dukung Pelaksanaan PPKM Mikro dan Vaksinasi di Bali, Lanud I Gusti Ngurah Rai Kerahkan Babinpotdirga

Mulai Besok, PPKM Mikro Akan Diterapkan di 4 Desa dan 2 Kelurahan di Buleleng Bali

Menurut data yang berhasil diperoleh dari Satgas Tabanan, dari 133 Desa di Tabanan ada dua Desa yang masuk zona merah.

Kemudian ada enam desa masuk zona orange, 53 desa zona kuning, serta 72 desa berstatus zona hijau.

Kemudian zona sesuai SE Mendagri dikatakan, untuk zona merah adalah wilayah yang terjadi penambahan di atas 10 kasus setiap harinya.

Kemudian zona orange wilayah yang terjadi penambahan kasus di angka 6-10 kasus, kemudian zona kuning ketika terjadi penambahan 1-5 kasus per harinya.

"Kita sudah petakan sesuai dengan data yang ada, jadi ada dua desa yang masuk zona merah dan 6 desa masuk zona orange," kata Sekda Tabanan, I Gede Susila, Senin 8 Februari 2021.

Selanjutnya, mereka yang masuk zona merah tersebut akan menerapkan PPKM berbasis mikro ini mulai Selasa 9 Februari 2021 hingga 14 hari ke depan (22 Februari 2021).

PPKM skala mikro merupakan upaya lanjutan pemerintah untuk mengendalikan laju penularan Covid-19.

Dia menjelaskan, untuk pembatasan masyarakat berskala mikro ini dilakukan oleh seluruh desa yang ada di kabupaten Tabanan.

Namun, pihaknya juga telah melakukan pemetaan terkait dengan status zona di tiap-tiap desa terkait dengan upaya pengawasannya.

Dan dari hasil rapat koordinasi dengan instansi terkait lainnya bahwa untuk desa masuk zona merah dan orange sepenuhnya dilakukan pengawasan oleh Desa dibantu Kabupaten.

"Untuk penerapannya nanti kami sudah teruskan ke para Camat untuk bisa ditindaklanjuti dalam hal pengawasan bersama, dengan harapan kasus Covid-19 di Tabanan bisa turun jika perlu semua desa masuk zona hijau," harapnya.(*).

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved